
Belajar di Jurusan Konstruksi Kayu
JawaPos.com – Usaha di bidang perkayuan merupakan jenis usaha yang tidak membuang limbah. Sebab, limbah kayu bisa difungsikan dengan sangat baik. Potongan-potongan kayu dapat dimanfaatkan menjadi mozaik kayu. Serbuk kayu juga bisa dipres kembali menjadi papan kayu.
Para siswa diajak mengoptimalkan kayu dengan membuat kusen, plafon, dan sebagainya. Namun, limbahnya tetap dimanfaatkan maksimal. Salah satu hasil kreativitas siswa adalah kursi lipat. Benda itu dibuat multifungsi. Yakni, bisa menjadi kursi dan dibuka hingga menjadi tangga. Berbagai hasil kreasi kayu juga dibuat. Di antaranya, gelas dan mangkuk.
Kepala Program Konstruksi Kayu SMKN 2 Sugeng Hariadi menyatakan, hasil produksi siswa beragam. Bahkan, ada guru yang memesan dengan memberikan gambar kepada siswa. Ada pula pesanan 50 hingga seratus kursi dari salah satu SD swasta di Kecamatan Asemrowo. ”Diproduksi siswa di sini,” katanya.
Kusen dan daun pintu untuk gedung baru setinggi tiga lantai di SMKN 2 juga dibuat siswa. Kompetensi siswa memang terus diasah. Di sekolah tersebut, ada dua kelas konstruksi kayu yang masing-masing terdiri atas 36–40 siswa. Menurut Sugeng, peminatnya termasuk banyak.
Dia berharap siswa tidak kalah bersaing setelah lulus. Sebab, persaingan semakin terbuka. Apalagi, pesaingnya bukan hanya warga lokal, tapi juga pekerja asing. Karena itu, kedisiplinan dan produktivitas terus digencarkan. Kalau tidak produktif, siswa bisa kalah dalam persaingan.
Senin (6/2) Sri Yulia cukup piawai saat mencoba memotong kayu dengan mesin pemotong. Sebagai satu-satunya perempuan di ruang kerja tersebut, dia terlihat mencolok. Awalnya, dia ingin belajar di jurusan bangunan. Namun, jurusan konstruksi kayu juga menarik perhatiannya.
Berbekal suka menggambar sketsa, Yulia masuk di jurusan konstruksi kayu. Dia berharap ilmu yang dipelajarinya saat ini berguna pada masa depan. Tidak tertutup kemungkinan, dia melanjutkan ke perguruan tinggi. ”Yang penting bisa bermanfaat,” ucapnya. (puj/c18/jan/sep/JPG)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
