Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Februari 2017 | 02.44 WIB

Jurusan Konstruksi Kayu di SMKN 2 Surabaya, Asah Produktivitas Siswa

Belajar di Jurusan Konstruksi Kayu - Image

Belajar di Jurusan Konstruksi Kayu

JawaPos.com – Usaha di bidang perkayuan merupakan jenis usaha yang tidak membuang limbah. Sebab, limbah kayu bisa difungsikan dengan sangat baik. Potongan-potongan kayu dapat dimanfaatkan menjadi mozaik kayu. Serbuk kayu juga bisa dipres kembali menjadi papan kayu.


Para siswa diajak mengoptimalkan kayu dengan membuat kusen, plafon, dan sebagainya. Namun, limbahnya tetap dimanfaatkan maksimal. Salah satu hasil kreativitas siswa adalah kursi lipat. Benda itu dibuat multifungsi. Yakni, bisa menjadi kursi dan dibuka hingga menjadi tangga. Berbagai hasil kreasi kayu juga dibuat. Di antaranya, gelas dan mangkuk.


Kepala Program Konstruksi Kayu SMKN 2 Sugeng Hariadi menyatakan, hasil produksi siswa beragam. Bahkan, ada guru yang memesan dengan memberikan gambar kepada siswa. Ada pula pesanan 50 hingga seratus kursi dari salah satu SD swasta di Kecamatan Asemrowo. ”Diproduksi siswa di sini,” katanya.


Kusen dan daun pintu untuk gedung baru setinggi tiga lantai di SMKN 2 juga dibuat siswa. Kompetensi siswa memang terus diasah. Di sekolah tersebut, ada dua kelas konstruksi kayu yang masing-masing terdiri atas 36–40 siswa. Menurut Sugeng, peminatnya termasuk banyak.


Dia berharap siswa tidak kalah bersaing setelah lulus. Sebab, persaingan semakin terbuka. Apalagi, pesaingnya bukan hanya warga lokal, tapi juga pekerja asing. Karena itu, kedisiplinan dan produktivitas terus digencarkan. Kalau tidak produktif, siswa bisa kalah dalam persaingan.


Senin (6/2) Sri Yulia cukup piawai saat mencoba memotong kayu dengan mesin pemotong. Sebagai satu-satunya perempuan di ruang kerja tersebut, dia terlihat mencolok. Awalnya, dia ingin belajar di jurusan bangunan. Namun, jurusan konstruksi kayu juga menarik perhatiannya.



Berbekal suka menggambar sketsa, Yulia masuk di jurusan konstruksi kayu. Dia berharap ilmu yang dipelajarinya saat ini berguna pada masa depan. Tidak tertutup kemungkinan, dia melanjutkan ke perguruan tinggi. ”Yang penting bisa bermanfaat,” ucapnya. (puj/c18/jan/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore