
Aksi FPI yang dipimpin imam besarnya Habib Rizieq Shihab beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI dan Forum Umat Islam berencana menggelar aksi pada 11 Februari nanti. Meski telah menyampaikan pemberitahuan, Polda Metro Jaya menolak memberikan izin aksi itu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menerangkan bahwa pemberitahuan itu telah disampaikan pada 2 Februari lalu. “Kita tidak berikan surat tanda terima pemberitahuan (STTP). Jadi tidak kita izinkan,” kata dia ketika dikonfirmasi, Selasa (7/2).
Dengan tegas Argo berkata mereka akan membubarkan massa aksi bila tetap turun ke jalan. "Kalau masih ada massa turun aksi, akan kita bubarkan,” sambung dia.
Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini beralasan bahwa di jelang masa tenang dan pas masa tenang hal itu tidak diperbolehkan. "Nanti ganggu yang lain,” tambahnya.
Menurut dia, yang mengajukan aksi itu adalah FUI. Pemberitahuannya sekadar aksi turun ke jalan. "Intinya tidak mau ada intimidasi yang dilakukan oleh sekelompok orang,” tegasnya. (elf/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
