
TERAPIS: Auratul Devi Safitri (tengah) mempraktikkan alat permainan edukatif.
JawaPos.com – Pelayanan bagi penyandang disabilitas terus ditingkatkan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya. Misalnya, yang terlihat di SMPN 39 Surabaya. Beraneka ragam alat terapi tampak di ruangan 7 x 10 meter.
Petugas Pusat Layanan Disabilitas (PLD) Kota Surabaya Wilayah Selatan Ridlo Utomo yang ditemani petugas lainnya, Auratul Devi Safitri dan Rizal Fathoni, menjelaskan secara detail fungsi ruangan tersebut. Di lemari ada alat permainan edukatif (APE) yang terbuat dari kayu dan plastik. Permainan tersebut, terang Ridlo, digunakan untuk terapi motorik kasar bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).
Di ruangan tersebut juga terlihat matras serta tangga titian. ’’Tangga digunakan untuk melatih keseimbangan ABK. Dengan alat ini, kondisi fisik dan psikis siswa bisa dilihat,’’ jelas pemuda 26 tahun itu.
Ridlo menyatakan, pembukaan lima cabang PLD di Surabaya itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya mengenai potensi putra-putri mereka. Selama ini, gejala ABK pada anak sering tidak terdeteksi sejak dini oleh orang tua. Mereka baru merasakan perbedaan saat anak memasuki usia SD.
Padahal, dengan deteksi dini, orang tua bisa lebih siap membesarkan putranya dengan kondisi menyandang disabilitas. Deteksi dini juga bisa membantu orang tua menentukan potensi anak. ’’Jangan dikira ABK tak punya potensi. Semua anak memilikinya,’’ tegas alumnus Pendidikan Luar Biasa (PLB) Unesa itu.
Saat ini, terang Ridlo, PLD masih dikembangkan. Maklum, baru sebulan dibentuk. Saat ini setiap PLD masih berisi psikolog dan tenaga terapi. Tenaga kesehatan seperti dokter dan psikiater akan ditempatkan secara bertahap.
Ridlo menambahkan, selain bisa diakses semua orang, PLD tidak memungut biaya alias gratis. Semua dana sudah ditanggung Pemkot Surabaya sebagai pelaksana program. (elo/c5/jan/sep/JPG)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
