Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Februari 2017 | 01.08 WIB

KPU: Media Sosial Pengaruhi Dinamika Pilkada

Ketua KPU DKI Juri Ardiantoro - Image

Ketua KPU DKI Juri Ardiantoro

JawaPos.com - Pengunaan media sosial menjelang hajatan Pilkada serentak rupanya mempengaruhi keamanan. Karena lewat media sosial, tidak jarang para pendukung kandidat pasangan melakukan provokasi.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Juri Ardiantoro mengatakan, di media sosial para pendukung saling mempromosikan kandidatnya lewat program dan segala macam. Tidak jarang mereka menjelekan program pasangan lain sehingga terjadi provokasi.

"Mengenai media sosial jadi perhatian. Karena mempengaruhi dinamika pilkada di daerah," ujar Juri di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Selasa (7/2).

Selain itu, Juri juga berpesan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menambah jumlah personel aparat keamanan. Pasalnya dia mendapat laporan aparat keamanan masih belum ada di daerah-daerah tertentu.

"Jadi laporan teman daerah. Keamamanan hanya konsentrasi di pusat, keamanan daerah jadi tidak tercover," katanya.

Sementara pria kelahiran Brebes, Jawa Tengah juga mengajak para partai politik bisa ikut membantu aparat keamanan dalam menjaga ketertiban. Sehingga pesta demokrasi tersebut bisa berjalan lancar.

"Bisa mengontrol supaya mendukung kelancaran pilkada serentak 2017," pungkasnya.(cr2/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore