Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Februari 2017 | 01.00 WIB

Saling Lempar Pembelian AW 101, Fadli: Pasti Ada Motif Kepentingan 

Wakil Ketua DPR Fadli Zon - Image

Wakil Ketua DPR Fadli Zon

JawaPos.com - Aksi saling lempar tanggung jawab antara Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo terkait pembelian heli Agusta Westland AW 101 dianggap hal biasa yang terjadi di pemerintahan. Pandangan itu disampaikan Wakil Ketua DPR Fadli Zon.


Menurutnya,  lempar tanggung jawab sebelumnya juga terjadi ketika pemerintah menaikkan biaya pengurusan Surat Nomor Tanda Kendaraan (STNK). "Saya kira ini bukan juga suatu hal baru, miskoordinasi seperti ini. Kadang di dalam satu rumah di dalam pemerintahan sekarang ini bisa berbeda-beda," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/2).


Nah, untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab atau memiliki otoritas atas pengajuan dan pembelian heli AW 101 itu, dia menyarankan agar dokumennya dirunutkan. "Dari situ kita bisa tau siapa yang mengajukan, siapa yang membeli, siapa yang diuntungkan atau apa," saran legislator asal Jawa Barat itu.


Sementara dia menilai, adanya kepentingan menjadikan persoalan pembelian AW 101 ini semakin kompleks. Dalam hal ini tarik- menarik untuk menentukan alutsista yang paling cocok.


"Saya kira kepentingan. Pasti kepentingan. Bisa terkait dengan jenis pesawat, bisa juga ada motif lain, kita tidak tau. Yang jelas ada motif kepentingan," duga politikus Partai Gerindra itu.


Apakah ada dualisme kepemimpinan di isntrumen pertahanan negara itu? Fadli enggan berspekulasu. Namun yang pasti, terkait pembelian alutsista TNI ada mekanisme dan prosedur yang sudah diatur.


"Saya nggak mau mencampuri urusan di dalam. Tapi harusnya ada mekanisme yang sudah baku dan ini kan bukan pertama kali tentara, TNI membeli alat. Ikuti saja apa yg sudah jadi SOP," tuturnya.


Karena itu, Fadli menyarankan agar masalah ini  harus dibuka secara transparan untuk menghindari kecurigaan dan persepsi yang ada. "Saya kira ini harus dibuka secara transparan saja," pungkasnya. (dna/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore