Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Februari 2017 | 23.37 WIB

BIN Ungkap Potensi Konflik di Pilkada Serentak

Perwakilan BIN saat mengikuti rapat koordinasi di KPU DKI Jakarta, Selasa (7/2). - Image

Perwakilan BIN saat mengikuti rapat koordinasi di KPU DKI Jakarta, Selasa (7/2).

JawaPos.com - Deputi II Badan Intelijen Negara (BIN), Mayjen Thamrin Marzuki meminta kepada para para kontestan Pilkada serentak, tim kampanye dan simpatisan tidak terlalu berlebihan dalam merayakan kemenangan.


Karena, menurutnya masing-masing kandidat dan para simpatisan dalam merayakan kemenangan selalu  berlebihan, setelah ada data dari hasil hitung cepat sebuah lembaga survei. Padahal sejatinya Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) belum mengeluarkan angka resmi proses penghitungan.


"Karena ini yang memicu konflik di Pilkada," ujar Thamrin dalam rapat koordinasi di KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Selasa (7/2).


Oleh sebab itu, dirinya meminta kepada kandidat bersama dengan simpatisan dan partai pendukungnya tidak merayakan berlebihan. "Tolong rekan-rekan peserta pilkada serentak tidak berlebihan. Lebih baik sujud syukur," katanya.


Selain itu, guna mengatisipasi masalah konflik di daerah rawan seperti Aceh, Papua, Jakarta dan Banten, aparat  keamanan juga harus diperkuat.  Sehingga bisa mencegah jika sewaktu-waktu timbul konflik. "Jadi memang perlu penambahan keamanan," pungkasnya.(cr2/JPG)


Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore