
Ilustrasi
JawaPos.com - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) menargetkan meraih dana Rp5 triliun dalam penawaran umum obligasi berkelanjutan untuk tahap ketiga. Untuk tahap ketiga ini perseroan menawarkan obligasi sebesar Rp1,657 triliun. Untuk tahap pertama, perseroan telah menawarkan obligasi Rp2 triliun. Sedangkan tahap kedua talah menerbitkan obligasi berkelanjutan sebesar Rp900 miliar.
Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI belum lama ini. Obligasi tersebut terbagi dalam dua sesi.Untuk seri A sebesar Rp747 miliar dengan tingkat bukga 8,5 persen. Dengan jangka waktu 3 tahun sejak penerbitan. Pembayaran pokok obligasi secara penuh akan dibayar pada 21 Februari 2020.
Untuk seri B dengan penawaran sebesar Rp910 miliar dengan tingkat bunga 9 persen. Dengan jangka waktu 5 tahun. Pembayaran pokok obligasi akan dibayar penuh pada 21 Februari 2020.
Berdasarkan prospektur ringkas yang diterbitkan perseroan, surat utang tahap ketiga ini diterbitkan dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp 1,657 triliun. Rencananya, dana hasil emisi obligasi ini akan digunakan untuk modal kerja dan investasi.
Surat utang ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan II Waskita Karya dengan target penghimpunan dana sebesar Rp 5 triliun. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengganjar surat utang terbitan Waskita dengan peringkat A-.
Waskita memecah surat utang ke dalam dua seri. Obligasi Seri A ditawarkan dengan jumlah pokok utang Rp 747 miliar. Surat utang dengan tenor tiga tahun ini menawarkan kupo sebesar 8,5 persen.
Sedangkan obligasi Seri B ditawarkan dengan jumlah pokok utang sebear Rp 910 miliar. Dengan tenor lima tahun, surat utang Seri B ini menjanjikan kupon sebesar 9 persen. Bunga obligasi akan dibayarkan setiap tiga bulan.
Jika tidak ada aral melintang, Waskita akan menggelar masa penawaran pada 15 Februari-16 Februari 2017. Tanggal penjatahan pada 17 Februari 2017. Sementara tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilakukan pada 22 Februari 2017.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi antara lain Bahana Securities, Danareksa Sekuritas, dan Mandiri Sekuritas. (ers/indopos/nas/JPG)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
