
Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono memberitahukan cara baru absensi bagi warga rusun di Rusunawa Pesakih, Jakarta Barat.
JawaPos.com - Pemprov DKI menerapkan sistem absesni untuk penghuni rumah susun (rusun). Hal itu mengantisipasi tindakan penyimpangan data oleh penghuni rusun, serta tukar menukar unit dari satu pihak ke pihak lain.
"Unit rusun kadang dimiliki oleh orang yang tidak berhak. Ini salah satu penyebabnya karena penyimpangan data," ujar Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono saat meluncurkan mesin absensi, kemarin (6/2).
Sumarsono menerangkan, Pemprov DKI Jakarta melalui perusahaan daerah Bank DKI Jakarta meluncurkan mesin absensi khusus rusun. Salah satu rusun yang menjadi percontohan ialah Rusunawa Pesakih di Jakarta Barat.
Dia menjelaskan, pemberlakuan sistem absensi itu dilakukan agar warga yang menghuni rusun adalah warga yang benar-benar berhak menerimanya. Dengan terdatanya seluruh penghuni, dampak lain yang bisa dirasakan ialah program-program Pemprov DKI bisa dengan mudah masuk ke rusun.
Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi menyampaikan, progran absensi rumah susun sebenarnya mulai diimplementasikan sejak Agustus 2016 oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Ada sebanyak 9.459 penghuni dari total 13.731 penghuni di 23 rumah susun yang sudah melakukan registrasi absensi.
Cara penggunaan absensi itu, penghuni yang namanya tercatat sebagai pemilik unit rusun hanya perlu melakukan scanningsidik jari dan tapping Kartu Jakarta One pada mesin Bank DKI yang berada di lingkungan rusun atau di kantor pengelola rusun.
"Penghuni yang sudah melakukan registrasi absensi sebanyak 70 persen. Kami harapkan sisanya segera melakukan registrasi," tandasnya.
Anggota DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menilai, absensi rusun ini cukup bagus. Dirinya berharap ke depan tidak ada lagi penyimpangan yang terjadi. "Rusun yang dibangun harus benar-benar tepat sasaran untuk masyarakat yang tidak mampu," tutupnya.
Sebatas informasi, Pemprov DKI Jakarta menargetkan membangun 31 rusun di lima wilayah. Sebagai 20 ribu unit rusun ditargetkan rampung tahun lalu. Namun sayang, sejumlah kendala membuat proyek rusun itu tidak memenuhi target tahun lalu. Baru sekitar 524 unit yang berhasil dibangun. (wok/yuz/JPG)

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
