
Ilustrasi
JawaPos.com - Mohamad Ega Ardiyansyah (5), meninggal dunia setelah tidak sengaja tertembak senapan angin milik pamannya DN (23), Jumat (3/2). Peristiwa tersebut terjadi di kediaman korban RT 1 RW 2 Desa Kubangputat Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes.
Kejadian bermula saat paman korban datang untuk menunggu kawannya berburu burung. Memiliki keakraban dengan sang paman, lantas korban bermain dengan pamannya menggunakan senapan angin tersebut. Layaknya seorang koboi, korban bersama pamannya mengenakan senapan tersebut untuk bermain. Nahas, senapan yang sebelumnya dikira kosong, ternyata masih terisi peluru.
Nah, saat pelatuk tertarik itulah diduga pelurunya mengenai dada korban (ulu hati) dan langsung tersungkur jatuh ke lantai. Melihat kondisi keponakannya itu, DN lantas membawanya ke Puskesmas Kersana. Namun, akibat luka korban yang cukup parah, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes.
Ironisnya, korban yang masih duduk di taman kanak-kanak (TK) tersebut, tidak tertolong jiwanya dan meninggal dunia saat menuju ke RSUD Brebes.
Sekertaris Desa (Sekdes) Kubangputat Mashuri (42) membenarkan kejadian itu. Meski begitu, keluarga telah mengikhlaskan kejadian yang menimpa salah seorang anggota keluarganya. "Pelakunya paman sendiri, tapi keluarga sudah mengikhlaskan dan memaafkan, serta tidak membawa kejadian ini ke ranah hukum," terangnya.
Kapolsek Tanjung AKP M Yusup membenarkan bahwa pihaknya mendapatkan laporan terkait tewasnya seorang balita yang tertembak senapan angin. Saat ini, pihaknya sudah mengamankan pelaku dan barang bukti sepucuk senapan angin bermerk Sharp Innova. "Meski demikian, pelaku tetap kita amankan dan dilakukan penyeledidikan untuk mengetahui kejadian sebenarnya," terangnya.
Dia mengungkapkan, sebenarnya kepemilikan senapan angin diperbolehkan dan tidak ada izin khusus. "Hanya saja, saya mengimbau kepada warga yang memiliki senapan angin untuk selalu waspada dan menjauhkannya dari jangkauan anak-anak."
Dilain tempat Direktur RSUD Brebes drg. Oo Suprana membenarkan bahwa korban sempat dilarikan ke RSUD Brebes. Namun, akibat luka yang cukup serius, akhirnya korban meninggal. "Iya ada (korban). Tapi coba langsung datang ke sana (RSUD) soalnya saya lagi di luar," ungkapnya melalui sambungan telpon genggamnya.
Waka Polres Brebes Kompol Mashudi juga membenarkan kejadian. Atas laporan itu, pihaknya telah menindaklanjuti dengan mengamankan pelaku untuk dilakukan pemeriksaan. "Berdasarkan laporan ini, pelaku sudah kita amankan untuk dimintai keterangan," pungkasnya. (ded/har/zul/yuz/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
