
Ilustrasi
JawaPos.com - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung menilai kandungan cairan untuk rokok elektronik atau vape, yang notabene berupa zat kimia, berpotensi berbahaya. Ada indikasi, kandungan zat seperti gliserol, perisa (zat aroma), ekstrak nikotin, ekstrak tar, air, dan lainnya, bisa berdampak buruk terhadap kesehatan.
Kepala BPOM Bandung, Abdul mengatakan, penggunaan cairan untuk vape rawan dicampur zat kimia berbahaya bahkan narkoba jenis baru."Cairan itu tidak diketahui isinya karena tidak terdaftar," kata Abdul dilansir Rmol Jabar (JawaPos Grup), Senin (6/2).
Dikatakannya, pemerintah memang belum memiliki regulasi yang mengatur rokok elektrik. Menurutnya, rokok elektrik bukan termasuk kategori rokok tembakau yang diawasi peredarannya.
Dia menambahkan, pihaknya pun tak bisa melarang peredaran Vape tersebut. Sebab tak ada regulasi yang melarang peredaran rokok elektrik ini.
"Indonesia perlu regulasi peredaran rokok elektronik karena beberapa negara sudah melarang dan pembatasan peredaran dan pengguna," tandasnya.(nif/rmol/mam/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
