
Ilustrasi
JawaPos.com – Ibu hamil dan para suami harus mewaspadai bayi lahir prematur. Kesehatan kandungan akan menentukan bayi lahir sehat setelah usia kandungan 37 minggu. Ibu hamil wajib memeriksakan kandungan secara rutin ke bidan dan dokter kandungan minimal 4 kali selama masa kehamilan.
Pakar Kesehatan Departemen Anak Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) Yeni Rustina, Senin (6/2) menjelaskan sejumlah fakta soal kelahiran bayi prematur. Menurut Yeni, bumil harus memiliki fisik dan jiwa yang prima agar kandungan tetap sehat.
1. Riwayat Kehamilan
Dokter kandungan pasti akan bertanya seputar riwayat kehamilan pada ibu hamil. Jika kehamilan tersebut anak kedua atau anak ketiga dan seterusnya, maka dokter akan bertanya riwayat kehamilan sebelumnya apakah pernah melahirkan bayi prematur. Ibu yang pernah melahirkan bayi secara prematur sebelumnya kemungkinan berpotensi besar akan mengalami hal yang sama di kemudian hari.
“Sebetulnya suka ditanyakan ada riwayat prematur atau enggak sebelumnya. Jika tidak ada riwayat prematur, barangkali kehamilan kali ini sang ibu aktivitasnya terlalu berat yang menimbulkan kontraksi di perutnya. Belum waktunya melahirkan tapi sudah kontraksi. Sehingga biasanya kalau sudah kontraksi, ibu diminta istirahat supaya kehamilannya bisa dipertahankan,” ujar Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan FIK UI ini.
2. Stres
Ibu hamil harus menjauhi stres. Stres akan menimbulkan gangguan secara hormonal. Meski tidak menimbulkan dampak langsung, kemungkinan bumil mengalami stres akan membuatnya kurang nafsu makan dan kurang istirahat. Akhirnya kondisi kesehatan ibu akan menjadi kurang optimal.
3. Obat-Obatan
Yeni menjelaskan bumil juga harus berkonsultasi dengan dokter jika akan mengonsumsi obat sekalipun sakit demam atau flu. Bumil juga harus mewaspadai segala jenis jamu dan tetap berkonsultasi dengan dokter.
“Hanya yang jelas hindari obat-obatan yang menimbulkan kontraksi, mules, yang mengandung oksitosin, ini sebaiknya ditanyakan ke dokter. Jamu juga misalnya jamu apa atau peluntur,” tutur Yeni.
4. Trauma dan Perdarahan
Jika bumil mengalami jatuh hingga perdarahan, tentu harus mewaspadai segala kemungkinan. Bayi dikhawatirkan akan lahir secara prematur. “Bisa juga ibunya jatuh sampai perdarahan misalnya lalu bayinya tak bisa dipertahankan. Atau mungkin ari-ari letaknya di bawah bisa terjadi perdarahan, akhirnya bisa keluar,” kata Yeni.
5. Infeksi
Infeksi yang terjadi pada bumil menjadi salah satu pendorong bayi lahir prematur. Misalnya infeksi pada selaput ketuban akhirnya kandungan menjadi kurang kuat dan pecah sebelum waktunya. Infeksi disebabkan oleh kuman yang masuk ke dalam tubuh. Penyebabnya, bisa dari air atau kurang bisa menjaga kebersihan diri. (cr1/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022