
Jumlah Penderita Demam Berdarah Dengue pada 2015-2016
JawaPos.com – Demam berdarah (DB) masih mengancam. Pada 2016 jumlah penderita penyakit tersebut menempati peringkat pertama kasus rawat inap rumah sakit, yakni 738 penderita. Kasus rawat inap di puskesmas malah lebih tinggi, yaitu 829 pasien. Penderita rata-rata anak-anak dan remaja.
Salah seorang pasien masih terbaring di RS Petrokimia, Minggu (5/2). Namanya Syahri Sidiq. Trombosit remaja 18 tahun tersebut drop. ’’Awal opname (rawat inap) trombositnya hanya 87,’’ ujar Siti Jumainnah, ibunda Syahri Sidiq, saat ditemui di ruang rawat inap RS Petrokimia.
Menurut Siti, gejala awalnya hanya panas biasa. Oleh keluarga, Sidiq lantas dibawa ke Puskesmas Alun-Alun. ’’Setelah diberi obat, demamnya turun. Tapi, terus panas lagi,’’ tuturnya.
Sidiq, lanjut Siti, memang tengah kelelahan. Dia banyak ikut aktivitas kampus. Bahkan, mahasiswa semester 2 Universitas Muhammadiyah Gresik tersebut sempat pingsan dan muntah. Sidiq pun dilarikan ke RS Petrokimia untuk menjalani rawat inap. ’’Baru diketahui kalau ternyata menderita DB,’’ ungkap Siti. Dia ternyata kena gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Lingkungan sekitar tempat tinggal keluarga Siti memang tergolong lembap. Banyak genangan air ketika musim hujan seperti saat ini. Selain itu, banyak pohon yang rimbun. ’’Di luar rumah memang banyak nyamuk,’’ ucap perempuan yang tinggal di Perum Perhutani, Jalan Darmo Sugondo, itu.
Pernah ada pengasapan (fogging) di daerah tersebut. Namun, tindakan itu dilakukan sekitar tiga tahun lalu. ’’Semoga setelah ini bisa segera di-fogging,’’ ungkapnya.
Kepala Bidang Pelayanan Medik RS Petrokimia dr Dian Ayu Lukitasati mengungkapkan, kasus DB paling banyak terjadi pada pertengahan tahun. Namun, curah hujan tinggi mengakibatkan banyak genangan yang muncul. ’’Itu menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti,’’ paparnya.
Di sisi lain, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P3) Dinas Kesehatan dr Mukhibatul Khusnah menuturkan, fogging dilangsungkan ketika ada laporan positif DB. Setelah itu, dilakukan penyelidikan epidemologi (PE). ’’Penyelidikan dilangsungkan di 20 rumah di sekitar lokasi temuan DB,’’ jelasnya.
Khusnah menjelaskan, fogging bertujuan memutus rantai persebaran nyamuk pembawa virus dengue. Yang paling penting adalah pencegahan. ’’Satu-satunya ya pemberantasan sarang nyamuk (PSN),’’ tuturnya. (adi/c15/roz/sep/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
