
Ilustrasi
JawaPos.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta mendesak KPU DKI agar penggandaan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan digunakan pada Pilgub DKI 2017 tepat waktu. Sehingga Kelompok Petugas Pemungutan Suara (KPPS) dapat menggunakannya untuk menuliskan pada surat pemberitahuan pemungutan suara (fom model C6) kepada pemilih.
Wasit pemilu itu juga mengingatkan kepada KPU DKI dan jajarannya agar semua pemilih dalam Pilgub DKI menerima C6. Sebab hal tersebut dapat mendongkrak tingkat partisipasi pemilih. Menurut Pimpinan Bawaslu DKI Jakarta Achmad Fachrudin, form C6 seharusnya sudah diterima oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) sepuluh hari menjelang pemungutan suara.
"Selanjutnya, C6 disampaikan lagi oleh PPS kepada KPPS minimal tiga hari menjelang pemugutan suara untuk dibagikan kepada pemilih. Maksimal satu hari menjelang pemungutan suara, semua pemilih yang terdapat dalam DPT telah menerima C6," ujar Fachrudin, akhir pekan lalu.
"Hal itu agar petugas KPPS dapat mengerjakan form C6. Mau tak mau DPT juga harus sudah diterima KPPS,” imbuh mantan Ketua KPU Jakarta Selatan tersebut.
Fachrudin mengatakan, tanpa form C6, sepanjang pemilih terdaftar dalam DPT dan menunjukkan e-KTP atau Surat Keterangan (Suket) dari Disdukcapil DKI pada hari pemungutan suara, tetap mempunyai hak pilih.
Namun demikian, ia mengingatkan dampak negatif mana kala pemilih tidak menerima C-6. "Yakni, secara psikologis pemilih enggan atau malas datang ke TPS. Selain juga akan menimbulkan pertanyaan terkait profesionalisme KPU DKI dan jajarannya,” ungkap Fachrudin.
Selain itu, Fachrudin juga menekankan pentingnya administrasi C6 diperhatikan oleh KPPS, PPS dan seterusnya. "Seluruh administrasi C6 harus akurat dan rekapitulasi C-6 pada satu hari menjelang pemungutan suara sudah dapat diterima oleh PPS," ujarnya.
Fachrudin menambahkan, tertib adminitsrasi C6 sangat penting untuk memastikan Pilgub DKI berlangsung transparan dan akuntabel. (wok/dai/yuz/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
