
Ilustrasi
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan adanya komunikasi yang dilakukan sejumlah pihak terkait pemberian suap kepada Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar. Salah satunya, dengan memeriksa dua pihak swasta yaitu Teguh Boediyana dan Mangku Sitepu.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penyidik akan mendalami dugaan komunikasi yang dilakukan antara tersangka penyuap Patrialis, Basuki Hariman dengan para pihak pemohon uji materi UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.
"Itu yang akan kami dalami lebih dalam apakah ada indikasi pemohon dari judicial review (JR) UU Nomor 41 Tahun 2014 karena BHR ada kepentingan bisnis dengan putusan JR ini. Kita akan dalami apakah BHR hanya menumpangi proses yang sedang berjalan atau memang ada komunikasi dan koordinasi sebelumnya," kata Febri di gedung KPK, Senin (6/2).
Teguh Boediyana dan Mangku Sitepu adalah pemohon dalam perkara di MK untuk Perkara No 129/PUU-XIII/2015 tentang UU Nomor 41 Tahun 2014 yang mengatur Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Uji materi UU tersebut dilakukan lantaran pemohon dan Basuki merasa dirugikan akibat pemberlakuan zona base di Indonesia. Di mana impor bisa dilakukan dari negara yang sebenarnya masuk dalam zona berbahaya untuk hewan ternak bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), termasuk sapi dari India.
"Ada saksi swasta Drh. Mangku Sitepu, Eko Basuki Teguh Wibowo, dan Teguh Boediyana, itu untuk PAK (Patrialis Akbar)" ujar Febri.
Patrialis ditetapkan sebagai tersangka penerima suap. KPK juga menetapkan rekan Patrialis, Kamaluddin (KM) sebagai perantara.
Selain itu, KPK juga menetapkan sebagai tersangka pemberi suap. Mereka Basuki Hariman (BHR) selaku pengusaha dan Ng Fenny (NGF) selaku sekretaris Basuki. Basuki diduga menyuap Patrialis sebesar USD 20 ribu dan SGD 200 ribu.
Suap itu diberikan terkait permohonan uji materil UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. (Put/jpg)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
