
Pioli geram dengan kepemimpinan Rizzoli
JawaPos.com - Pelatih Internazionale Milan, Stefano Pioli, kecewa dengan kepemimpinan Wasit Nicola Rizzoli saat melawan Juvetus, Senin (6/2). Seharusnya, dia mengatakan kalau Inter dapat dua penalti.
Dalam laga bertajuk Derby d'Italia ini, Inter memang harus takluk dengan skor tipis 0-1 dari Juventus. Juan Cuadrado tampil sebagai pahlawan Juventus lewat gol tunggalnya.
Kubu Inter sendiri tak puas dengan hasil ini. Mereka menilai kalau ada dua situasi yang harusnya berbuah penalti, yakni saat Giorgio Chiellini menjatuhkan Mauro Icardi. Kedua, saat Mandzukic melanggar sang penyerang Argentina itu.
"Ada dua penalti yang harusnya kami dapat - Satu adalah tekel Chiellini kepada Icardi dan juga insiden satunya lagi dengan Mandzukic," ujar Pioli kepada Mediaset Premium.
Menurutnya, banyak kesempatan yang harusnya bisa berbuah gol. Namun, Wasit Nicola Rizzoli seperti tak mau lihat Inter menang.
"Kami membuat banyak kesempatan tapi keputusan wasit selalu merugikan kami. Saya melihat pelanggaran itu dengan jelas dan kami membayar atas kesalahan-kesalahan yang kami buat," tandas dia. (ies/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
