
ILUSTRASI
JawaPos.com - Sungguh malang nasib Mawar (nama samaran). Selama lima tahun, dia dipaksa melayani nafsu sang ayah tiri, Sundoyo alias Doyok. Kini Mawar hamil tiga bulan. Doyok mulai melancarkan perbuatan bejatnya sejak 2011. Saat itu, dia belum lama menjadi ayah tiri korban. Petaka bermula saat ibu Mawar pamit untuk pergi ke rumah saudara. Di rumah yang beralamat Jalan Kedurus, Surbaya itu, hanya ada Doyok dan Mawar
Saat Mawar tidur di kamar, pria 52 tahun tersebut tiba-tiba masuk. Dia membangunkan Mawar dan meminta dilayani. Sontak, Mawar menolak. Namun, Doyok sudah telanjur bernafsu. Dia memaksa Mawar. Dia mengancam akan menyakiti jika Mawar tak menuruti kemauannya. Akhirnya, perempuan 17 tahun itu menyerah.
Tidak hanya sekali. Doyok berkali-kali menggagahi Mawar. Terutama ketika istrinya tidak berada di rumah. Pada 2013, korban sempat hamil gara-gara perbuatan Doyok. "Saya gugurkan. Saya suruh minum jamu," terang Doyok.
Setelah itu, Doyok merasa bisa mengendalikan Mawar. Tanpa mengancam, dia meminta jatah kepada Mawar. Sesekali dia memberi iming-iming motor, laptop, dan peralatan tulis. Perbuatan bejat Doyok berlangsung hingga akhir 2016.
Namun, sepintar-pintarnya menyimpan kebusukan, ulah tak terpuji Doyok tersebut akhirnya terbongkar. Tepatnya saat Mawar diketahui hamil. Sang ibu curiga dengan kondisi tubuh anaknya.
Mawar sering muntah-muntah. Saat ditanya, Mawar menjawab sedang masuk angin. Namun, kecurigaan itu bertambah saat melihat perut Mawar membuncit. "Akhirnya, korban mengaku dihamili ayah tirinya," terang Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga.
Ibu korban yang tidak terima dengan perlakuan tersebut lantas melapor kepada polisi. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya langsung bergerak menangkap Doyok di rumahnya. Pelaku tidak mengelak. Dia mengakui segala tuduhan yang ditujukan kepadanya.
Shinto menambahkan, perbuatan Doyok terbilang keterlaluan. Selain lima tahun menggauli Mawar, pelaku tega meminta korban menggugurkan kandungan. "Kami akan memeriksa kejiwaan dan kesehatan pelaku. Perilakunya sungguh di luar nalar akal sehat," tandasnya. (rid/c16/fal)

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
