
Jakarta PGN Popsivo akan memperebutkan status juara putaran pertama Proliga 2017 saat menghadapi Jakarta Elektrik PLN di Batam.
JawaPos.com - Kemenangan Jakarta PGN Popsivo atas Jakarta Pertamina Energi dengan skor 3-2 (25-20, 23-25, 25-20, 17-25, 15-10) pada hari terakhir seri kedua Proliga 2017 di GOR PSCC Pelambang, Minggu (5/2), membuat persaingan di papan atas klasemen putri semakin sengit.
Popsivo kini menjadi pesaing terdekat juara bertahan Jakarta Elektrik PLN dalam perebutan status juara putaran pertama. Kemenangan yang diraih melalui perjuangan sangat ketat melawan finalis tahun lalu, Pertamina Energi, membuat Popsivo kini mengoleksi poin 10, terpaut satu dari Elektrik PLN sebagai pemuncak klasemen.
Sementara, Pertamina Energi dan Bandung Bank BJB masih menguntit di peringkat ketiga serta keempat dengan koleksi 8 serta 6 poin dari empat pertandingan. Disusul Gresik Petrokimia, Jakarta BNI Taplus, dan Batam Sindo BVN dengan masing-masing mengumpulkan 4, 3, dan 0 poin.
"Performa kami tidak bagus. Kesalahan receive dan bola tidak jalan. Popsivo saya akui bagus. Beberapa kali kami dirugikan keputusan wasit. Berapa poin krusial keputusan wasit merugikan kami," ucap pelatih Pertamina Energi, Risco Herlambang, mengeluhkan kekalahan atas Popsivo.
Di antara tujuh peserta di sektor putri, hanya Elektrik PLN dan Popsivo yang belum tersentuh kekalahan. Modal kemenangan atas Pertamina Energi pun membangkitkan motivasi Popsivo jelang duel head to head melawan Elektrik PLN pada seri ketiga di Batam pada pekan depan.
"Sampai seri di Palembang, kekuatan kami kira-kira masih 60 persen, masih perlu penyesuaian antara pemain lokal dan asing. Persiapan kami menghadapi seri ketiga di Batam mungkin akan sedikit karena waktu mepet. Paling kami hanya memulihkan kondisi stamina yang terkuras. Smeentara persiapan melawan Elektrik PLN, kami akan berusaha dan berdoa untuk menang," ujar pelatih Popsivo, Eko Waluyo.
Popsivo dan Elektrik PLN memang akan langsung bertemu pada pertandingan perdana seri ketiga di GOR Tumenggung Abdul Jamal, Batam, Jumat (10/2). Jika bisa mengalahkan Elektrik PLN, peluang Popsivo merebut status juara putaran pertama sangat terbuka lebar.
Pasalnya, pada laga kedua di Batam, mereka "hanya" menghadapi tim yang relatif bisa dikalahkan, Jakarta BNI Taplus. Sementara, Elektrik PLN setelahnya akan menghadapi rintangan dari pemuncak klasemen seri pertama di Malang, Bank BJB.
Namun, Elektrik PLN tak akan tinggal diam menghadapi tantantan Popsivo. Mereka bertekad menjaga kesempurnaan selama putaran pertama dengan merebut dua kemenangan di Batam.
"Kami berusaha semaksimal mungkin untuk meraih kemenangan dengan poin terbaik. Keduanya tim baik. Apalagi Popsivo sudah memainkan dua legiun asingnya. BJB memang dua kali kalah di Palembang. Tapi kami tak akan membahas kelemahan atau kekurangan mereka. Kami hanya akan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih kemenangan," ucap asisten pelatih Elektrik PLN, Alex Bonapea.
Elektrik PLN dan Popsivo pun tetap harus mewaspadai ancaman dari Pertamina Energi. Meski sudah menelan dua kekalahan pada dua seri awal, Novia Andriyanti dan kawan-kawan masih punya peluang menyodok ke puncak klasemen dan menjuarai putaran pertama jika Elektrik PLN dan Popsivo tergelincir di Batam.
Pada seri ketiga, Pertamina Energi dipercaya bisa mengamankan kemenangan saat menghadapi Gresik Petrokimia, Jumat (10/2) dan Batam Sndo BVN pada Minggu (12/2). Jika pada kedua laga itu bisa meraih kemenangan minimal dengan skor 3-1, poin Pertamina Energi akan bertambah menjadi 14.
Skenario Pertamina Energi menyodok ke puncak bisa terealisasi jika Elektrik PLN maksimal cuma menang 3-2 dan kalah 1-3 atau 0-3 dalam dua laga di Batam. Sementara Popsivo cuma meraih satu kemenangan dengan skor berapa pun dan di laga satu lagi kalah 1-3 atau 0-3. Dengan skenario itu, poin maksimal Elektrik PLN dan Popsivo hanya 13. (ira/JPG)

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
