
Ilustrasi
JawaPos.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon mencatat angka penyakit kusta selama 2016 mencapai 245 kasus. Hingga Januari 2017, setidaknya ada 233 kasus yang tengah ditangani. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P3M) Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana.
Kusta merupakan penyakit yang menyerang kulit seseorang. Selain itu kusta juga menyerang selaput lendir di saluran pernapasan atas dan juga mata, serta menyerang sistem syaraf prefier. Akibatnya, penderita bisa mengalami mati rasa pada sistem syaraf yang diserang.
“Kusta itu disebabkan bakteri mycrobacterium lepra. Untuk berkembang dalam tubuh seseorang, bakteri tersebut membutuhkan waktu enam bulan sampai 40 tahun lamanya,” jelasnya.
Kusta dapat menular melalui kontak langsung dengan penderita ataupun udara. Dia menjelaskan, bakteri mycrobacterium lepra lebih cepat berkembang biak pada lingkungan kumuh. “Gejala kusta dapat terlihat setelah bakteri tersebut masuk dan menginfeksi bagian tubuh penderita selama tiga hingga lima tahun,” tuturnya.
Sayangnya, penyakit kusta masih diberi stigma negatif oleh masyarakat. Padahal, penyakit kusta dapat disembuhkan jika penderita dan lingkungan sekitar turut mendukung untuk dapat sehat kembali.
Untuk mengurangi penyebaran kusta di Kabupaten Cirebon, Nanang mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat. Kini, di Kabupaten Cirebon pun terdapat 57 Puskesmas yang dapat menangani kusta. Tentunya tidak dipungut biaya.
Kabupaten Cirebon kini menempati posisi ketiga penderita kusta terbanyak setelah Kabupaten Subang dan Kabupaten Indramayu. Meski demikian, dia mengaku peningkatan angka penderita kusta di Kabupaten Cirebon karena kini banyak pasien kusta yang terdeteksi dini. (ana/pojokjabar/yuz/JPG)

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
