
Pep Guardiola mengungkapkan bahwa tak bisa begitu saja melepas banyak pemain Man City
JawaPos.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola mengungkapkan bahwa dia tak bisa mengubah tim dengan cepat dan signifikan. Banyak juga yang mempertanyakan mengapa Guardiola hanya mendatangkan beberapa pemain.
Sementara andalan utamanya sebagian besar masihlah pemain yang memang sudah lama berada di tubuh The Citizens. Dengan terbuka dan jelas, Guardiola akhirnya menjelaskan hal ini.
Di dalam skuat memang ada beberapa pemain yang sudah di atas 30 tahun. Sebut saja Yaya Toure, Pablo Zabaleta, Fernandinho, Aleksandar Kolarov, dan David Silva.
"Saya tak mungkin mengubah banyak pemain dalam satu malam. Itu mustahil. Hampir semua pemain ini berharga di kisaran 45-50 juta pound. Sehingga kami tak bisa main-main untuk melepas mereka," tuturnya pada konferensi pers.
"Hal lain adalah tidak bagus bagi sebuah tim melepas 7, 8, hingga 9 pemain lama dengan pemain baru dengan jumlah yang sama. Sehingga selain mustahil itu juga tidak baik untuk tim," tambah dia.
Guardiola sadar banyak pemain yang berusia di atas 30 tahun. Tapi, mereka bukanlah pemain-pemain yang tak penting bahkan tak terpakai.
"Full-back kami berusia 31 dan 32 tahun. Tapi, mereka adalah pemain penting dan kami tak bisa mengubahnya begitu saja. Saya mengerti betapa pentingnya Toure, Kolarov, dan Zabaleta di ruang ganti," ujarnya.
"Pada akhirnya jiwa dan hati tim ini ada pada mereka, sosok yang benar-benar mengetahui klub. Tapi, proses terus berjalan dan perubahan akan terjadi," pungkas dia. (rap/JPG)

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
