Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Februari 2017 | 01.41 WIB

Tekanan Ekonomi, 44 Warga Alami Gangguan Jiwa

TERPASUNG: Lima orang dengan gangguan jiwa di kabupaten Madiun meninggal. - Image

TERPASUNG: Lima orang dengan gangguan jiwa di kabupaten Madiun meninggal.

JawaPos.com - Pengidap gangguan jiwa di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kian marak. Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis mencatat setidaknya ada 44 warga Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis yang mengalami gangguan jiwa. Nahasnya, dari 44 orang tersebut, sembilan orang diantaranya terpaksa dikerangkeng.

Mereka sering mengganggu dan membuat orang yang disekitar tidak nyaman. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cimais drg Engkan Iskandar menuturkan alasan orang yang alami gangguan jiwa tersebut dikerangkan karena kondisinya sudah lumayan parah. Bahkan, beberapa diantaranya ada yang dirantia dan dikurung di dalam kamar.

Sembilan orang yang terpaksa dikerangkeng tersebut tersebar pada sembilan desa. Engkan mengaku hal tersebut sudah mendapat persetujuan dari pihak keluarga, masyarakat, dan pemerintah setempat.

“Rencananya mau dibawa ke RSUD Ciamis. Tapi di RSUD Ciamis cuma ada satu dokter jiwa saja, itupun tidak buka setiap hari,” ucapnya.

Ironisnya, diakui Engkan, maraknya kasus gangguan jiwa di Kecamatan Purwadadi mayoritasnya karena faktor ekonomi dan keluarga. Bahkan, lanjutnya, ada penderita yang jadi stres karena anaknya meminta sekolah namun tidak punya uang.

“Kebanyakan karena adanya tekanan dari keluarga juga, makanya sampai stres,” pungkasnya. (ana/pojokjabar/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore