Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Februari 2017 | 17.20 WIB

Wacana Sertifikasi Ulama, DPR: Bisa Timbul Kegaduhan Baru  

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Wacana sertifikasi terhadap kiai atau tokoh agama dinilai bakal menimbulkan kegaduhan baru. Ketua Komisi VIII DPR, Muhammad Ali Taher Parasong mengatakan, ide yang dilontarkan Menteri Agama itu berimplikasi negatif terhadap stabilitas di masyarakat. "Sekarang belum perlu karena momentumnya tidak pas. Suasana rakyat yang tertekan secara psikologis terutama umat Islam. Kalau diteruskan bisa menimbulkan kegaduhan," jelasnya kepada wartawan, Minggu (5/2). 


Ali menengarai bahwa potensi kegaduhan akan timbul, karena masyarakat lebih melihat kegiatan pendataan sebagai upaya mengebiri ruang gerak para pendakwah dalam menyampaikan syiar agama. Dalam suasana umat Islam sekarang ini, yang perlu dilakukan pemerintah adalah memberikan pengarahan agar pendakwah dapat turut mendinginkan suasana. "Jangan juga hanya dialamatkan kepada umat Islam. Negara harus adil dalam menempatkan pendakwah, mubaligh, para penceramah," jelasnya.


Dia menilai, yang perlu dilakukan pemerintah melalui Kementerian Agama adalah memberikan panduan mengenai tata cara berdakwah yang benar. Serta dapat menciptakan bahwa kehadiran pendakwah memberikan nasihat dan menuntun umat untuk selalu berada di jalan benar."Kalau tidak ada ulama yang menyampaikan lagi lalu siapa yang akan menyampaikan. Makanya jangan dicurigai, pendataan itu kan artinya melakukan ketidakadilan," tegas Ali.(wah/rmol/mam/JPG)


Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore