Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Februari 2017 | 16.20 WIB

Reaksi Anies Baswedan soal Maraknya KTP Ganda 

Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan - Image

Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan


JawaPos.com - Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku indikasi kecurangan jelang pemgungutan suara mulai terlihat. Sejak dua pekan lalu, Anies mendapat kabar jika mulai marak KTP ganda. "Kami sudah melihat data-data tentang KTP ganda, bahkan ada gambar-gambar KTP gandanya bukan cuma satu orang, dua orang, tapi banyak orang," ujar Anies di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (4/2).


Anies meminta Pemprov DKI Jakarta dan KPU DKI Jakarta untuk bertanggung jawab apabila ditemukan adanya KTP ganda yang berpotensi menimbulkan kecurangan dan merusak jalannya demokrasi. "Pemda DKI harus bertanggung jawab, KPUD bertanggung jawab, dan jangan merusak demokrasi kita. Jangan merusak aspirasi," kata dia.


Anies menyebut masyarakat akan marah apabila terjadi kecurangan dan kecacatan dalam demokrasi. Terkait beredarnya gambar E-KTP di media sosial dengan NIK dan alamat yang berbeda namun memiliki foto orang yang sama, Anies meminta pemerintah dan penyelenggara pemilu harus bisa menjelaskan permasalahan tersebut. "Saya minta kepada Pemda DKI untuk menjelaskan masalah ini dan KPUD untuk menjelaskan masalah ini, Panwas juga harus ada penjelasan," ucap Anies. 


Komisioner KPU DKI Jakarta pokja pemutakhiran data pemilih Moch Sidik sebelumnya mengatakan adanya pemalsuan E-KTP dengan nama dan alamat yang berbeda namun foto orang yang sama. Dari tiga E-KTP yang ada dalam gambar yang beredar di media sosial, tertulis nama Mada, Saidi, dan Sukarno. Sidik mengatakan NIK dalam ketiga E-KTP tersebut terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2017.


Namun, foto dalam gambar E-KTP yang beredar itu dipalsukan menggunakan foto orang yang sama. "Misalnya Pak Mada, itu fisiknya ada, orangnya ada Pak Mada itu dengan KTP-nya, cuma yang di-share itu fotonya berbeda. Jadi foto Pak Mada-nya ditutup oleh foto orang yang enggak bertanggung jawab itu," ujar Sidik.(prs/rmol/mam/JPG)


Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore