
Raphael Lima Carioca dinilai tak sesuai kebutuhan Persib pada saat ini.
JawaPos.com - Pemain asal Brasil, Raphael de Lima Carioca, akhirnya batal direkrut Persib. Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman menyebutkan mantan rekan setim megabintang Barcelona asal Brasil, Neymar itu tidak sesuai kebutuhan skuadnya.
Dia tak lagi mengikuti sesi latihan bersama Maung Bandung pada di Stadion Siliwangi, Sabtu (4/2). Sebelumnya pemain asal Brasil tersebut mengikuti dua kali latihan pada Kamis (2/2) dan Jumat (3/2).
“Lima Carioca sudah kita putuskan untuk tidak mengontraknya. Karena memang tidak sesuai kebutuhan,” kata Djanur seusai memimpin latihan.
Lebih lanjut dia memaparkan bahwa Raphael sebenarnya memiliki kemampuan yang mumpuni bermain di Liga Indonesia. Namun, kebutuhan Djanur ingin mendatangkan pemain asing berposisi sebagai gelandang serang.
“Bukan pemain itu jelek, kalaupun merekrut butuhnya AMF (Atacking Midfielder), sementara kalau dipaksakan enggak bisa. Secara kualitas dia bagus. Muda lagi, cukup potensial,” bebernya.
”Kecepatan oke. Dribbling bolanya juga oke. Tapi saya masih penasaran lihat yang lainnya,” lanjut Djanur.
Raphel sendiri mengaku pernah satu tim dengan megabintang Barcelona asal Brasil, Neymar saat mempekuat Santos Junior. ”Saya bermain bersama Neymar selama lima tahun, dari umur 13 sampai 18 tahun,” ujar Raphael.
Pemain yang bermain di posisi striker ini sebelumnya bermain untuk tim kasta ketiga di Prancis, As Baziers musim 2015-2016 lalu. Tahun sebelumnya dia bermain di tim asal Polandia, Wisla Pulawy.
Kini Persib masih menunggu kepastian gelandang Kamerun, Willie Overtoom. Djanur juga tak terburu-buru soal negosiasi dengan Ricardo Silva Almeida. “Belum diputuskan untuk mereka, nanti kita perlu diskusi dengan pelatih lain dan manajeman, apa kelebihan dia, apa perlu atau masih menunggu Overtoom,” urai Djanur.
Tak ada deadline atau batasan waktu untuk merekrut gelandang yang dibutuhkan. Menurut Djanur dengan skuat yang ada, dia optimistis mampu bersaing di kompetisi nanti. Dirinya tetap menunggu, sampai batas waktu pendaftaran pemain di liga.
“Kalau misalnya kita dapat sebelum penutupan pendaftaran, kalau tidak, ya jalan dengan yang ada, memang kita prioritas untuk liga, statusnya kita masih mengunggu,” pungkas Djanur. (ira/JPG)

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
