
Aremania bakal mendapat sorotan pada laga perdana Piala Presiden 2017.
JawaPos.com - Arema FC akan memulai laga perdana di Piala Presiden pada Minggu (5/2) sore. Sorotan bukan cuma hanya pada tim asuhan Aji Santoso saja. Aremania juga pantas disorot dalam laga nanti.
Pasalnya, sebagai suporter yang pernah menyandang sebagai pendukung terbaik di tanah air, kini statusnya bisa saja kalah karena sering mengeluarkan chant ejekan kepada tim lawan, bahkan suporter tim lain yang sebenarnya tidak berlaga.
“Kini saatnya Aremania sama-sama berbenah. Dalam 1-2 tahun terakhir, chant bunuh, atau kata seperti ja***k masih sering terdengar. Padahal, di tim lain sudah tidak ada,” ujar Ferry Anggriawan Charima, Aremania Kepanjen, kepada Malang Post (Jawa Pos Group).
Menurutnya, Aremania bisa mulai memperhatikan pendukung tim lain. Yang kini berfokus pada dukungan kepada tim sendiri ketika bernyanyi. Kalaupun memberikan teror, diakuinya dengan cara yang bagus dan tanpa mengeluarkan kata-kata tidak pantas.
“Tahun 2017 kita harus mulai berfokus pada dukung tim sendiri. Jangan menyebut suporter lain seperti Bonek atau Viking, yang justru menguntungkan mereka,” ungkapnya.
Ferry mengatakan, dengan menyebut suporter tim lain, yang beruntung adalah tim atau suporter yang sejatinya tidak ada dalam pertandingan. “Ya seperti itu justru membuat Bonek semakin terkenal. Saya yakin, sudah banyak yang risih dengan nyanyian seperti itu. Apalagi, banyak anak-anak juga yang bisa meniru,” urai dia.
Sementara, jika ingin menjaga rivalitas dengan Bonek, dia berharap ada rivalitas yang cerdas. “Kalau kita bertemu Persebaya, baru berikan tekanan pada pemain mereka. Kalau mereka tidak bermain kita sebut-sebut, enak mereka semakin terkenal,” tegasnya.
Dia merasa iri dengan suporter lain, pendukung PSS Sleman misalnya. Nyanyian fokus pada tim sendiri dan beberapa suporter membuat koreo yang kreatif. “Jangan sampai kita jauh tertinggal,” imbuh dia.
Dalam laga pembuka kemarin, pendukung PSS Sleman banjir pujian. Dukungan kepada timnya Super Elang Jawa itu maksimal dan Stadion Maguwoharjo diisi oleh lebih dari 30 ribu penonton.
“Lebih baik kata yang tidak pantas diganti, misalnya menjadi Singo Edan Jadi Juara,” tulis Akun Aremania Brawijaya di media sosial, Twitter.
Selain itu, tidak sedikit Aremania yang lain bersuara terkait ajakan memberikan dukungan tanpa ‘misuh’ ini. “Ayo mewarisi generasi Aremania yang lebih sportif dengan kata yang tidak provokatif,” tegas Adi Suyono, Aremania Sawojajar.
Dia mengakui, memang sulit namun pasti bisa. Selain itu, dia meyakini jika laga pembuka yang berlangsung di Sleman bisa menjadi acuan.
“Di Twitter atau Instagram kan ramai. Akun-akun media sosial mulai menyuarakan untuk menghilangkan nyanyian tidak mendidik. Coba dalam laga perdana besok, paling tidak sedikit demi sedikit dihilangkan,” harap dia. (ley/jon/ira/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
