
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono
JawaPos.com - Rencana kubu Basuki Tjahaja Purnama melaporkan Susilo Bambang Yudhoyono ditanggapi dingin Partai Demokrat. Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, pihaknya masih akan menunggu proses persidangan Ahok berjalan. Dia menjelaskan bahwa belum ada rencana Demokrat membuat laporan hukum terhadap Ahok khususnya soal tuduhan percakapan dukungan politik oleh SBY terhadap Ketua MUI yang juga Rais Aam PBNU Maruf Amin.
"Biarkan proses ini berjalan dulu. Kami monitor terus, baru saja berapa hari, baru saja beberapa jam. Jadi semua mekanisme yang ada kita ikuti. Apa sih tujuannya, agar negeri ini menjadi lebih baik, agar semuanya lebih baik," kata Hinca diplomatis kepada wartawan di kantor DPP Demokrat, Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (4/2).
Dia menegaskan, sikap politik Demokrat sebagai partai penyeimbang dan akan lebih memilih menyampaikan pendapatnya dan menempuh apapun lewat jalur konstitusi. "Sikap politik demokrat itu kan penyeimbang, yang baik kami dukung, yang kurang baik kami kritisi, itulah gunanya hak politik. Nah partai Demokrat juga punya hak konstitusional untuk menyampaikan," tandasnya.(nif/rmol/mam/JPG)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
