
Ilustrasi
JawaPos.com - Dua penerjun dari Sekolah Nusawiru Paracenter harus melakukan pendaratan darurat. Untungnya, kedua siswa yang diketahui bernama Kevin dan Pupung tersebut selamat dari kejadian tersebut. Keduanya terpaksa mendarat darurat karena terbawa angin.
Kepala Bandara Nusawiru Hendra menuturkan bahwa kedua siswa tersebut harus melakukan pendaratan darurat di Pantai Sinyangkalang dan Muara Bojongsalawe sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (4/2).
“Kevin dan Pupung merupakan bagian dari sepuluh penerjun Sekolah Nusawiru Paracenter. Karena terbawa angin akhirnya keduanya harus melakukan pendaratan darurat,” jelasnya.
Untungnya, sambung Hendra, kejadian tersebut tidak sampai menelan korban jiwa. Terkait hal ini pihak pengelola Bandara Nusawiru langsung menangani masalah ini.
“Kedua penerjun bernama Kevin dan Pupung merupakan penerjun terakhir dalam sesi latihan bersama. Semuanya ada 10 orang. Saat itu ketinggian sekitar 10 ribu kaki dan penerjun merupakan siswa dari Sekolah Nusawiru Paracenter,” terang Hendra. (pojokjabar/lya/yuz/JPG)

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
