Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Februari 2017 | 13.45 WIB

Tak Terima Kakek Dicaci, Kiki Bacok Korban hingga Tewas

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Nyawa Usep Suhaya (35) tidak tertolong. Kepala hampir putus setelah dianiaya DH alias Kiki (23) di Kampung Palalangon, Desa Ciporeat, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jumat (3/2) pagi. Usep akhirnya tewas di tempat setelah pendarahan yang hebat.

Peristiwa tersebut terjadi di rumah Jajat (60), kerabat korban. Saat ditemukan warga, kondisi kepala Usep dibacok oleh DH dengan menggunakan parang hingga nyaris putus.

Kapolsek Cileunyi Kompol Dadan Suryana menuturkan, sebelum kejadian Usep dan DH sempat bersitegang. “Jadi pelaku ini cucu angkat saudara Jajat. Kejadiannya korban membentak-bentak Jajat karena barang-barangnya dikeluarkan dari rumah tanpa seizin pelaku,” kata Kompol Dadan Suryana.

Dadan melanjutkan, Jajat awalnya berniat memperbaiki rumahnya yang sedang korban tumpangi sejak enam bulan lalu. Pelaku akhirnya mengeluarkan semua barang-barang milik korban karena si korban tak kunjung pulang dalam beberapa hari terakhir.

Setelah melihat barang-barangnya dikeluarkan, korban pun naik pitam. Usep mulai mencaci maki Jajat secara habis-habisan. Pelaku sempat keluar rumah untuk melerai perselisihan antara Usep dan Jajat. Sialnya korban justru memukul pelaku dengan tangan kosong.

“Tak terima di pukul dan sakit hati kakeknya dibentak, pelaku kemudian masuk ke dalam rumah mengambil parang. Dan pelaku gelap mata akhirnya melakukan penganiayaan kepada korban hingga tewas,” tambah dia.

Pelaku melarikan diri seusai menganiaya korban hingga tewas. Saat ini, kepolisian sudah mengantongi ciri-ciri fisik korban dan tengah melakukan pengejaran. Polisi juga sudah melakukan olah TKP dibantu Tim Inafis Polres Bandung, serta mengamankan beberapa barang bukti.

"Antara lain satu buah pahat, satu buah parang dan satu buah golok. Sementara saudara Jajat terlihat masih syok atas kejadian tersebut,” kata dia.

Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih oleh pihak kepolisian untuk kepentingan visum. Sedangkan rumah milik Jajat terlihat sepi dan tertutup garis polisi yang masih terpasang mengelilingi halaman rumah Jajat. (pj/fer/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore