
suasana wisuda Universitas Indonesia
JawaPos.com - Indonesia memiliki sumber kekuatan riset melalui sumber daya. Jumlah penduduk melimpah menjadi modal berharga pelaku riset nasional. Kegiatan riset dapat digiatkan melalui perguruan tinggi dan lembaga penelitian.
Hal itu disampaikan Duta Ilmu Pengetahuan Nasional 2014 Wisnu Jatmiko dalam upacara Wisuda Universitas Indonesia (UI) dan Dies Natalis UI. Sebanyak 4.204 wisudawan Universitas Indonesia (UI) mengikuti Upacara Wisuda Program Vokasi, Sarjana, Magister, Profesi, Spesialis dan Doktor semester Gasal Tahun Akademik 2016/2017. Tidak kurang dari 730 wisudawan berhasil lulus dengan predikat cumlaude.
Wisnu menambahkan mahasiswa, dosen, dan peneliti menjadi pionir riset. Akan tetapi, beberapa kendala dihadapi Indonesia diantaranya belum seimbangnya kegiatan pengajaran dan riset di perguruan tinggi, dana riset yang terbatas, serta infrastruktur riset yang belum memadai.
Keadaan tersebut tidak serta merta menyurutkan semangat riset Indonesia karena beberapa peluang juga dimiliki. Peluang integrasi baik antardisiplin ilmu di perguruan tinggi serta integrasi ABG-C (academic, bussiness, goverment, dam community) memungkinkan riset berkembang maksimal.
“Salah satu riset yang sedang dikembangkan yaitu riset telehealth yang dilakukan Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) UI bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran, fakultas-fakultas lain di UI serta universitas di luar negeri. Riset tersebut diharapkan dapat menuju arah,” jelas Manajer Riset dan Pengabdian Fasilkom UI ini.
Dalam sambutannya, Rektor UI Muhammad Anis meyakini pendidikan tinggi mampu memberikan kontribusi yang lebih besar lagi untuk percepatan agenda pembangunan Indonesia. Perguruan tinggi bukan hanya menjadi ruang untuk kegiatan pengajaran melainkan lebih dari itu, perguruan tinggi juga mampu berkontribusi dalam memutus rantai kemiskinan, pengangguran, ketimpangan dan kesenjangan sosial dengan mencetak SDM yang terampil dan inovatif.
"Untuk itu, UI memfokuskan diri pada peningkatan kapabilitas riset, inovasi, dan penguatan SDM. Ketiga poin utama tersebut menjadi nadi utama rencana strategis universitas berlari kencang," tegas Anis. (cr1/JPG)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
