
Syifa Avrilia Rachma dan kawan-kawan kembali menelan kekalahan telak.
JawaPos.com - Peruntungan tim putra dan putri Batam Sindo BVN belum membaik hingga hari kedua seri Proliga 2017 di Palembang. Baik tim putra maupun putri sama-sama menelan kekalahan telak 0-3 dalam laga di GOR PSCC Palembang, Sabtu (4/2).
Pada laga pertama hari ini, timputri lebih dahulu menelan kekalahan 0-3 (23-25, 14-25, 22-25) saat menghadapi Jakarta BNI Taplus. Dalam hal performa, sejatinya BNI Taplus tak lebih istimewa. Bahkan, pelatih Sukirno mengatakan, timnya cukup beruntung bisa menang.
"Anak-anak bermain tidak pada performa terbaik. Receive dan servis jelek. Kami masih beruntung bisa menang," ujar Sukirno selepas laga.
Meski begitu, performa BVN nyatanya lebih di bawah kata memuaskan. Setelah tak kuasa membendung permainan BNI Taplus pada dua set awal, tim asuhan Dadang Sudrajat sejatinya sempat memimpin hingga 9-1 pada set ketiga. Tapi pada akhirnya perjuangan Syifa Avrilia Rachma dan kawan-kawan tetap tak membuahkan kemenangan.
"Passing anak-anak tidak bagus. Sehingga serangan kami tidak maksimal. Sudah unggul 9-1 di set ketiga seharusnya kami menang. Belum tampilnya pemain asing kami Polina Liutikova membuat anak-anak tidak maksimal. Polina baru bisa main di Batam," sesal Dadang.
Bagi BVN, ini menjadi kekalahan ketiga pada Proliga tahun ini dan semua dengan skor telak 0-3. Dua kekalahan sebelumnya diderita dari Jakarta PGN Popsivo Polwan dan Bandung Bank BJB pada seri di Malang. Sementara bagi BNI Taplus, ini kemenangan perdana setelah dua laga di Malang melawan Jakarta Pertamina Energi dan Jakarta Elektrik PLN berakhir dengan kekalahan 0-3.
Pada laga setelahnya, giliran tim putra BVN yang bernasib nahas pula. Tim asuhan Rudi Iskandar dipaksa takluk dari putra Pertamina Energi dengan skor 0-3 (19-25, 15-25, 20-25), Sabtu (4/2).
Bagi tim putra BVN, ini menjadi kekalahan ketiga. Sebelumnya di Malang, mereka juga kalah 2-3 dari Elektrik PLN dan 0-3 dari Palembang Bank SumselBabel. "Anak-anak kurang kompak di lapangan. Masih belum padu. Performa tim kurang maksimal. Kami harapkan bisa lebih baik ke depannya," sebut Rudi Iskandar seusai laga.
Sementara bagi Pertamina Energi, kemenangan kali ini masih belum membuat mereka puas. Pelatih Putut Marhaento merasa masih banyak perbaikan yang harus dilakukan. "Anak-anak sudah bermain bagus. Tapi masih ada kelemahan, yaitu masalah nonteknis," bilangnya.
Sebelumnya, Agung Seganti dan kawan-kawan sudah mencatat satu kemenangan 3-0 atas Elektrik PLN dan satu kekalahan 1-3 dari Surabaya Bhayangkara Smaator. (ira/JPG)

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
