
Ilustrasi
JawaPos.com- Salah satu oknum PNS berinisial ST, 48, yang menjabat kepala seksi (Kasi) di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Jember terkena operasi tangkap tangan (OTT) tim Saber Pungli Polres Jember. ST, warga Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, diduga kuat menerima pungutan liar untuk memuluskan proyek bantuan hibah di dinas tersebut.
Kejadian itu terungkap saat tim Saber Pungli Polres Jember bersama dengan sejumlah instansi hukum lain mendatangi Kantor Disperindag Jember di Jalan Kalimantan. Bahkan, kemarin, tim Saber Pungli sempat menggeledah sejumlah ruangan di kantor tersebut.
’’Satu orang yang diamankan adalah PNS yang menjabat Kasi di disperindag berinisial ST,’’ jelas Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo yang didampingi Kasatreskrim AKP Bambang Wijaya setelah penangkapan itu.
Berdasar informasi Jawa Pos Radar Jember, tim Saber Pungli tidak hanya menangkap ST. Staf lain juga diamankan. Oknum lain di disperindag tersebut adalah SP, 44, warga Dusun Krajan, Desa Tamansari, Wuluhan.
Keduanya langsung dibawa ke Mapolres Jember untuk dimintai keterangan lebih lanjut. ’’Sementara kami mengorek keterangan oknum berinisial SP (Soponyono, Red) dari warga sipil dan ST, Kasi di kantor tersebut,’’ ungkap Kusworo. SP diduga berperan sebagai perantara dalam kasus itu.
Dia menjelaskan, keduanya ditangkap tangan saat bertransaksi di sebuah warung di depan kantor Disperindag Jember pada Kamis (2/2). ’’Saat melakukan penangkapan, kami mendapatkan barang bukti tiga lembar kuitansi dan uang tunai Rp 3 juta yang diduga merupakan uang hasil pungli,’’ ucapnya.
Dari hasil penangkapan tersebut, tim Saber Pungli kemudian menggeledah ruang kerja ST. Tim kembali mengamankan barang bukti lain. Di antaranya, tiga handphone, dua akta notaris, proposal pengajuan, SK Menkum HAM, SPj pengadaan alat, serta surat perintah pencairan dana (SPPD).
Tak ketinggalan, SK penetapan bupati terkait dengan penentuan kelompok yang mendapat bantuan pada 2016, daftar pengusulan kelompok, dan barang bukti lain juga dibawa polisi.
’’Dua orang ini diduga melakukan transaksi untuk memuluskan bantuan industri kecil dan menengah (IKM) dari Disperindag Pemkab Jember,’’ ujarnya.
Kusworo menuturkan, disperindag memberikan bantuan hibah pada sejumlah IKM dengan menggunakan APBD Jember 2016. Bantuan tersebut berupa dua mesin gergaji ukir anyaman bambu, mesin irat anyaman bambu, serta dua mesin gerinda duduk. Mesin-mesin itu diserahkan pada November–Desember 2016.’’Rupanya, pada Januari 2017 ini, satu per satu penerima dihubungi untuk dimintai sejumlah dana,’’ tuturnya.
Dalam kasus itu, SP yang berperan sebagai perantara meminta langsung uang itu kepada kelompok IKM. ’’Kemudian, uang tersebut oleh SP diserahkan lewat ST,’’ jelas Kusworo.
Nah, indikasi itulah yang membuat tim Saber Pungli langsung mengendus ketidakberesan tersebut. Tim terus melakukan pengintaian. Saat penyerahan, langsung dilakukan penangkapan.
Kusworo menambahkan, dari hasil penyelidikan sementara, nilai pungutan liar untuk satu kelompok mencapai Rp 1,5 juta–Rp 3 juta. ’’Awalnya, ada sekitar 500 kelompok yang mengajukan. Namun, yang disetujui atau yang layak mendapat bantuan hibah hanya 259 kelompok,’’ kata Kusworo.
Terkait dengan 259 kelompok yang terpilih tersebut, Kusworo masih belum memastikan apakah semua menyerahkan ’’uang pelicin’’ itu kepada Kasi di disperindag tersebut. ’’Kasusnya masih terus kami kembangkan,’’ ujarnya. Termasuk melakukan pemeriksaan terhadap kelompok yang sudah menerima bantuan itu.
Pihaknya juga akan mengusut keterlibatan sejumlah pejabat yang berada di atas ST. ’’Mungkin kasus ini akan menyeret tersangka lain. Apakah ada keterlibatan dengan atasan ST, itu juga masih kami dalami,’’ ungkapnya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
