
Direktur Perlindungan Holtikultura Kementan, Sri Liliek Utami,, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Ali Effendi, Direktur Sayur dan Tanaman Obat, dan Yanuardi (berbaju biru) ketika meninjau lahan bawang milk warga di Desa Gebang, Kabupaten Cirebon
JawaPos.com - Kementerian Pertanian (Kementan) menerjunkan tim khusus ke Desa Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jumat (4/2). Upaya itu dilakukan sebagai tindak lanjut adanya laporan serangan hama ke sejumlah lahan bawang merah. Dari hasil inspeksi ke lapangan, serangan hama yang terjadi masuk dalam kategori ringan.
Menurut Direktur Perlindungan Holtikultura Kementan, Sri Liliek Utami, persentasenya di bawah lima persen. "Karena data di lapangan menunjukan, dari 900 lahan bawang, hanya 15 hektar yang terkena (serangan hama). Itu pun di lokasi-lokasi yang berbeda, artinya tidak terpusat," ujar dia disela-sela peninjauan di lapangan.
Liliek menjelaskan, pihaknya juga sudah melakukan upaya preventif guna mengendalikan serangan hama. Dari mulai penyiapan lahan, pemberian pupuk, hingga pemasangan jebakan serangga seperti neon dan pemasangan likat kuning.
"Karena target kami memang menjaga produksi di angka 95 persen. Dan khusus untuk Kabupaten Cirebon, semuanya terkendali, serangan hama masih dibawah 5 persen, itupun skalanya ringan," beber perempuan berhijab ini.
Turut hadir dalam kesempatan itu Direktur Sayur dan Tanaman Obat, Yanuardi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Ali Effendi, serta para petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan (POPT) Kabupaten Cirebon.
Dalam keterangannya, Direktur Sayur dan Tanaman Obat, Yanuardi mengatakan bahwa secara umum, para petani bawang tidak mengalami kendala yang signifikan. Di lapangan, proses penanaman bawang berlangsung tanpa kendala berarti. Dijelaskan
Yanuardi, kondisi ketersediaan stok bawang di Kabupaten Cirebon cukup baik. Dalam setiap bulan, mereka mampu menjaga pasokan bawang.
Keberhasilan tersebut lantaran pemerintah daerah sukses menerapkan manajemen pola tanam bawang."Di sini (Cirebon) ada 9 kecamatan sentra bawang merah. Dan setiap bulan, ada sekitar 300-400 hektar bawang yang dipanen. Semua bergilir," ungkap dia.
"Ini juga sebagai upaya menjaga kestabilan harga. Karena kalau setiap bulan semua daerah panen, kurang bagus karena ada masa kosong panen bawang. Dikhawatirkan hal ini bisa berdampak terhadap harga di petani dan pasar," pungkasnya.(mam/JPG)

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
