
Ilustrasi
JawaPos.com - Pusat Pengawasan Kanker Internasional (UICC) memprediksi akan ada 21,7 juta masyarakat dunia mengidap kanker pada 2030. Kenaikan jumlah penderita disebabkan dengan gaya hidup yang salah dan kurang berolahraga.
Hari ini merupakan peringatan Hari Kanker se-dunia. Peringatan itu mengangkat tema “Kita Bisa. Saya Bisa”. Chief Executive Officer UICC dr Cary Adams menyemangati masyarakat dunia untuk melawan penyakit ini. Apalagi dalam dua dekade terakhir jumlah penderita kanker terus naik.
“Jumlahnya terus meningkat dalam dua dekade terakhir. Hari ini jutaan orang di seluruh dunia diminta untuk mewaspadai penyakit mematikan ini," kata Chief Executive Officer UICC dr Cary Adams dalam keterangan tertulis World Cancer Day, Sabtu (4/2).
Untuk menekan jumlah penderita kanker ini dengan cara meningkatkan kesadaran pola hidup sehat. Caranya dengan melakukan olahraga rutin. Olahraga, pola makan sehat, dan istirahat cukup merupakan kunci hidup sehat. “Semoga kampanye pencegahan kanker ini menyelamatkan banyak orang,” katanya.
Dia menyebutkan, olahraga membantu pasien kanker untuk memperpanjang usia. Olahraga juga menyeimbangkan efek samping pengobatan terapi pada pasien kanker seperti kelelahan, depresi dan kerusakan jantung, serta mengurangi risiko lainnya.
Sebagai contoh risiko kematian pasien kanker payudara bisa berkurang sekitar 40 persen dengan olahraga. "Cara baik memperingati hari kanker sedunia adalah dengan berolahraga. Olahraga sederhana dan teratur akan mengurangi risiko kanker," kata Presiden UICC Professor, Sanchia Aranda.
Sanchia juga meminta masyarakat untuk selektif memilih menu makanan “Pesan ini penting bagi seluruh masyarakat di penjuru dunia tentu didukung dengan makanan sehat,” tegasnya.
Di Australia, Lembaga Kanker Australia menggelar acara amal di Sydney pekan ini. Cara ini juga menyemangati para penderita dan sebagai tahap pencegahan seperti berolahraga, hindari tembakau, dan kurangi makan daging. (cr1/JPG)

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
