
Ilustrasi
JawaPos.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan penodaan agama. Namun kedatangannya malah diperlakukan tidak sopan oleh terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan kuasa hukumnya.
Komisi Hukum MUI Ikhsan Abdullah mengatakan, pihaknya berencana melaporkan para kuasa hukum Ahok ke Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). Pasalnya, menurut dia, dalam persidangan tersebut Ma'ruf Amin telah dilecehkan serta dianggap seolah-olah menjadi seorang terdakwa.
"Kami sedang pertimbangkan ke Peradi. Saya kira itu hal pantas untuk dilakukan," ujar Ikhsan dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (4/2).
Menurut dia, MUI juga sudah menyampaikan keberatannya Mahkamah Agung (MA), Komisi Yudisial (KY) dan Kejaksaan Agung, agar mengawasi etika-etika dalam persidangan selanjutnya. "Oleh karena itu, kami sudah sampaiakan sikap," katanya.
Sebelumnya, dalam persidangan beberapa waktu lalu, Ahok mempersoalkan kesaksian Ma'ruf yang dianggapnya tidak obyektif dan memojokkan dirinya.
Ahok juga menilai Rais Aam PBNU itu memiliki kedekatan dengan salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang merupakan lawan politiknya dalam pilkada 2017.
Tak hanya itu, mantan Bupati Belitung Timur ini beserta tim kuasa hukumnya mengaku memiliki bukti komunikasi antara Ma'ruf dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada Oktober lalu. Atas hal itu, Ahok berencana akan memperkarakan Ma'ruf ke ranah hukum.
Kendati demikian, langkah hukum yang akan ditempuh Ahok kepada Ma'ruf terhenti setelah warga Nahdliyin, Muhammadiyah beserta umat Islam lainnya mengecam perlakuan mantan politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan akhirnya Ahok pun meminta maaf. (cr2/JPG)

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
