Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Februari 2017 | 10.57 WIB

Seminggu Bareng Budaya Pop Jepang, Hadirkan Para Pencinta Samurai

IKON KULTUR: Konjen Jepang Yoshiharu Kato diapit Kamen Rider Double CycloneJoker (kiri) dan Kamen Rider Kuuga Rising Ultimate. - Image

IKON KULTUR: Konjen Jepang Yoshiharu Kato diapit Kamen Rider Double CycloneJoker (kiri) dan Kamen Rider Kuuga Rising Ultimate.

JawaPos.com – Pop culture Jepang rasanya enggak ada matinya. Komunitas pencinta pop culture Jepang semakin banyak dan bervariasi. Mulai bidang musik Jepang, tokoh animasi, kuliner, kaligrafi, hingga teknologi. Itulah yang diwadahi dalam event Japan Week 2017.


Salah satu ikon budaya pop tersebut tentu cosplay. Itulah yang ditampilkan Komunitas Kamen Rider Club Surabaya dalam jumpa pers Japan Week 2017 di Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, Kamis (2/2).


Empat cosplayer mengenakan kostum lengkap. Dua di antaranya menjadi Kamen Rider W. Lalu, ada yang berperan sebagai Kuuga Mighty Rising dan Kamen Rider Drive. ’’Kami memang suka sekali dengan tokoh Kamen Rider. Nggak hanya mengoleksi dan menonton filmnya, kami juga beraksi seperti mereka dalam cosplay ini,” ujar Fajar Satria, salah seorang anggota Kamen Rider Club Surabaya.


Selain pemain cosplay, ada unjuk aksi permainan musik tradisional Jepang, yakni tari okinawa. Tarian itu ditampilkan masyarakat Jepang sebagai rasa syukur. Momen panen, misalnya. Tarian tersebut adalah kombinasi gerakan kaki dan permainan alat musik gendang.


Japan Week juga memperkenalkan sejarah Jepang. Salah satunya lewat pertunjukan dari Komunitas Furinkazan Indonesia, para pencinta samurai. ’’Selain mengenalkan kostumnya, kami akan bercerita sejarah samurai,” ujar Ketua Furinkazan Indonesia Steven Ardian Hartojo. Menurut dia, samurai adalah sosok yang kuat dan identik dengan perjuangan di Jepang pada masa silam. ’’Itulah yang menjadi daya tarik kami,” kata Steven.


Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Yoshiharu Kato menjelaskan, Japan Week adalah agenda rutin tahunan sejak 2015. Selain untuk mempererat hubungan diplomatik Indonesia-Jepang, Japan Week 2017 yang rencananya diselenggarakan pada 10–19 Februari tersebut bertujuan mengenalkan budaya Jepang kepada masyarakat Indonesia. ’’Acara ini terselenggara juga karena banyaknya masyarakat Indonesia yang suka dengan budaya Jepang. Saya senang dan terhormat,” kata Kato.



Japan Week tahun ini semakin bervariasi. Komunitas yang terlibat dari segala macam bidang semakin banyak. Turut bergabung juga Persada (Perhimpunan Alumni dari Jepang) Jawa Timur. Mereka akan memberikan kontribusi sesuai keahlian masing-masing. Antara lain, pameran teknologi, pemeriksaan gigi gratis, dan workshop. (bri/c7/dos/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore