
TELATEN: Dari kiri, Gusti Irma Suriandari dan Sundari memeriksa kandungan Ita pada Kamis (2/2) di klinik blok W Rutan Medaeng.
Mengurus penghuni rutan yang jumlahnya ribuan mungkin sudah biasa bagi petugas Rutan Kelas I Surabaya. Namun, bagaimana ceritanya jika ada tahanan yang sedang hamil tua?
FAJRIN MARHAENDRA BAKTI
TIDAK pernah terlintas di benak Ita bakal tinggal di rutan dalam keadaan hamil. Namun, kecanduan narkoba telah membuatnya berurusan dengan polisi. Dia diciduk pada Agustus 2016. Ita mengaku saat itu diajak temannya nyabu. ’’Padahal, sudah lama tidak pakai,’’ tuturnya.
Ita memang mengonsumsi narkoba sejak tiga tahun lalu. Tujuannya untuk diet. Sebelumnya, segala upaya untuk mengurangi berat badan selalu gagal. Nah, dia mencoba mengonsumsi narkoba agar tidak nafsu makan. Diet itu dilakukan dalam kurun dua tahun. ’’Diet pakai narkoba berhasil. Badan saya jadi langsing,’’ akunya.
Namun, Ita telanjur terjerumus dalam pusaran setan narkoba. Kendati sudah mencoba mandek, temannya selalu mengajak untuk kembali mengisap serbuk haram tersebut. Hingga polisi menggerebek saat mereka pesta narkoba. ’’Saat itu saya sedang hamil tiga bulan,’’ katanya.
Kejadian itu membuat Ita shock. Mentalnya drop. Dia mengaku menyesal dan berjanji tidak mengulangi. Sebulan kemudian, dia dipindah ke Rutan Medaeng. ’’Kondisi rutan yang penuh sesak sempat bikin tambah shock,’’ bebernya.
Hari-hari pertama di rutan, Ita mengaku perlu banyak penyesuaian. Untuk melepas perasaan gundah, perempuan 25 tahun itu sering curhat ke petugas. Itu dilakukan hampir setiap pagi di miniklinik blok W (blok khusus wanita). ’’Dulu awal-awal sering curhat ke Bu Sun,’’ ungkapnya.
Yang Ita maksud adalah Sundari, perawat poliklinik rutan. Saban hari Sundari dan timnya memang selalu siaga di klinik blok W. Ketika merasa perlu bimbingan atau sekadar curhat, dia langsung datang ke klinik. Di ruangan berukuran sekitar 2x2 meter itu juga Sundari memeriksa kesehatan bayi Novi secara berkala. ’’Seminggu sekali kami cek kondisi bayinya,’’ jelas Sundari.
Peralatan yang lengkap membuat cek kondisi bayi dilakukan terbatas. Jika mengeluh sakit, Ita dirujuk ke rumah sakit. Bulan lalu, misalnya, Ita mengaku sesak napas. ’’Tidak mau mengambil risiko, akhirnya kami bawa ke rumah sakit,’’ kata Sundari.
Ternyata, kala itu Ita mengalami beban mental. Bulan lalu menjadi momen paling berat baginya selama di rutan. Selain kepikiran bagaimana proses persalinan, perempuan asal Surabaya itu sedang menunggu vonis. ’’Kami jadi ikut kepikiran,’’ terang Sundari. ’’Menunggu vonis rasanya sama dengan menunggu proses kelahiran,’’ celetuk Ita diiringi gelak tawa.
Beban Ita sedikit berkurang setelah mendengar vonis majelis hakim. Dia dijatuhi hukuman satu tahun penjara.
Sundari menyatakan, hal paling sulit saat merawat ibu hamil di rutan adalah mengangkat mental. Tidak terkecuali dalam kasus Ita. Apalagi, dia sempat dua kali keguguran. Karena itu, Sundari selalu terbuka dan menyempatkan diri untuk menjadi tempat curhat. Selain itu, setiap minggu didatangkan psikiater.
Selain pemeriksaan kesehatan, Ita mendapatkan makanan tambahan. Yakni, susu khusus ibu hamil. Kebijakan tersebut juga berlaku untuk para penghuni yang sudah lansia.
Sebelum Ita, di Rutan Medaeng pernah ada penghuni yang sedang hamil. Itu terjadi pada awal 2016. Bahkan, persalinannya juga dilakukan di dalam rutan. ’’Saat itu saya dikabari kepala bayi sudah keluar. Ya sudah dilahirkan di rutan saja, kemudian dirujuk ke rumah sakit,’’ kenangnya.
Tak ingin kecolongan, Sundari memberikan perhatian lebih kepada Ita. Dia memperkirakan bayi berjenis kelamin laki-laki itu lahir awal Maret. Karena itu, meski sudah divonis, Ita tidak diizinkan dipindah ke lapas. ’’Nanti saja setelah melahirkan agar tidak membebani lapas,’’ ucapnya. (*/c19/fal/sep/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
