Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Februari 2017 | 06.14 WIB

Tempat Apel Penuh Motor Sitaan Pelajar, Tidak Bosan Merazia Para Pelanggar

BELUM DIAMBIL: Halaman Mapolsek Sidoarjo Kota dipenuhi motor sitaan yang tidak sesuai standar - Image

BELUM DIAMBIL: Halaman Mapolsek Sidoarjo Kota dipenuhi motor sitaan yang tidak sesuai standar

JawaPos.com – Penindakan terhadap pelajar bermotor terus berlangsung. Jumlah motor yang disita pun makin berjibun. Halaman di sejumlah mapolsek dipenuhi motor yang pernah dipakai pelajar. Di Mapolsek Sidoarjo Kota, misalnya. Lahan kosong di halaman sisi timur yang biasa digunakan untuk apel personel kini dialihfungsikan menjadi tempat parkir motor sitaan.


Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol Rochsulullah menyatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan kondisi tersebut. Dia menuturkan, pelajar bermotor yang belum cukup umur terus ditindak tegas. ”Setiap hari kami lakukan. Tidak akan bosan. Menumpuknya motor sitaan itu bukanlah sebuah kendala,” katanya, Kamis (2/2).


Menurut dia, apel personel masih dilakukan seperti biasa. Hanya, tempatnya bergeser ke halaman sisi barat yang lebih longgar. ”Demi masyarakat. Salah satu tujuan razia tersebut adalah menekan angka kecelakaan. Kami menyayangi anak-anak itu,” ungkapnya.


Mantan Kaurgakkum Subbid Provos Propam Poda Jatim itu menuturkan, razia pelajar bermotor tidak akan berhenti sampai situasi di lapangan benar-benar tertib. Sebab, jika terus dibiarkan, dampaknya bisa sangat mengkhawatirkan. ”Anak di bawah umur belum waktunya mengendarai motor ke sekolah. Usia mereka itu masih labil sehingga rawan terlibat kecelakaan. Selain diri sendiri, mereka bisa membahayakan pengguna jalan lain,” tuturnya.


Komitmen perwira polisi dengan satu melati di pundak tersebut untuk menindak pelajar bermotor dibuktikan hasil rekapan harian. Pada hari itu ada 49 penindakan yang dilakukan personel Polsek Sidoarjo Kota. Angka itu terbanyak jika dibandingkan dengan polsek jajaran lain. ”Sejumlah titik tidak pernah berhenti kami pantau,” ucapnya.


Berdasar analisis, beberapa titik memang menjadi fokus perhatian personel di lapangan. Misalnya, Jalan Suko, Sarirogo, Sekardangan, dan Gebang. ”Banyak anak sekolah yang masih tepergok membawa motor,” terangnya.



Rochsul menjelaskan, tindakan tegas itu tentu tidak hanya diberikan kepada para pelajar. Menurut dia, masyarakat umum yang kedapatan melanggar peraturan lalu lintas juga akan mendapat ”hadiah” surat tilang dari petugas di lapangan. ”Mereka yang tidak menggunakan helm atau boncengan tiga langsung kami tindak,” pungkasnya. (edi/c16/hud/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore