
Ilustrasi
JawaPos.com - Berakhir sudah pelarian dari Anthony alias Ridwan. Dia adalah satu dari tujuh tahanan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri yang kabur pada 21 Januari 2017 lalu. Dia juga adalah yang terakhir ditangkap setelah melarikan diri.
Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto mengatakan, Anthony ini sebelum tertangkap, sudah empat kali lolos dari kejaran petugas. Tapi kata dia, anak buahnya di lapangan tak kalah gesit dengan pelaku hingga akhirnya berhasil ditangkap pagi tadi.
“Pelaku ini sempat kita kejar ke Bandung, lalu ke Surabaya, lalu ke Medan dan terakir di Depok,” tutur Eko, Jumat (3/2). Dalam pelariannya, Anthony hanya seorang diri karena memang enam orang rekannya sudah tertangkap terlebih dahulu.
Di Sukabumi juga si Anthony berhasil lolos. Padahal dia yang mengajak rekannya untuk bersembunyi di sana karena memang Anthony banyak memiliki keluarga di sana.
“Di Sukabumi itu ada lima orang. Saat ditangkap hanya ada empat orang di sana. Satu terpaksa ditembak karena melawan dan tiga ditangkap,” terang Eko.
Dan Anthony ketika itu bisa lolos karena tidak ada di lokasi. Mengetahui ada penangkapan itu, Anthony kata Eko langsung kabur dari Sukabumi ke kota berikutnya.
Eko yang juga lulusan Akademi Kepolisian tahun 1984 ini mengatakan, pada pelarian hari ke tujuh, Anthony dikabarkan masih ada di Kelapa Nunggal (Sukabumi). “Jadi kita sisir lagu dan kita coba sergap di persembunyiannya tapi lolos. Hari ke delapan kita sergap lolos lagi dan lolos lagi,” tambah dia.
Perburuan petugas kata Eko tak berhenti di situ. Sempat ada kabar juga Anthony menginap di salah satu vila di Sukabumi. Tapi saat disergap, Anthony kembali bisa lolos dari petugas.
Dari sana Anthony kabur dengan angkot menuju indekos Haji Umar yang ada di Gang Amal, Serau, Bojong Sari, Depok. “Pagi tadi tim langsung bergerak dengan koordinasi RT, kita menuju kontrakan Haji Umar. Setelah digerebek, ada tiga orang, termasuk tersangka Antony," kata Eko.
Ketika berhadapan dengan petugas, bukannya menyerah, Anthony malah melawan dengan mencoba lari. Sehingga anggota Polisi bertindak tegas. “Petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan melepaskan tembakan ke kaki kanan yang bersangkutan,” tukas dia. (elf/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
