
N
JawaPos.com - Arsene Wenger menyerukan kepada pemain Arsenal untuk mematikan pergerakan N'Golo Kante saat timnya bertandang ke Stamford Bridge, Sabtu (4/2). Ini karena Kante dianggap tokoh kunci Chelsea sepanjang musim ini.
Berkaca melawan Liverpool, Kante memang tampil cukup baik untuk Chelsea. Dia bahkan didaulat menjadi Man of the Match pada laga tengah pekan kemarin.
Tentunya, Wenger tak ingin pemain asal Prancis ini jadi sandungan Arsenal. Apalagi, Chelsea saat ini tengah bernafsu membalas kekalahan di putaran pertama lalu.
"Saya menyaksikan pertandingan mereka melawan Liverpool dan N'golo Kante memiliki dampak besar. Diego Costa dan Hazard memang kembali bermain baik, tapi Kante menjadi tokoh penting Chelsea di lini tengah," kata Wenger dikutip dari FourFourTwo.
Wenger sendiri tak akan mendampingi timnya di Stamford Bridge. INi setelah dia menjalani hukuman empat laga tak boleh dampingi Arsenal.
"Tak masalah, saya sudah memberikan sebah strategi khusus. Saya percaya dengan tim pelatih dan pemain," tandas dia. (ies/JPG)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
