
Widodo Cahyono Putro mulai bingung dengan penerapan regulasi pemain U-23 di Piala Presiden 2017.
JawaPos.com - Regulasi pemain U-23 di Piala Presiden 2017 bikin pusing Sriwijaya FC. Pasalnya, tidak sekadar memiliki lima pemain usia di bawah 23 tahun, melainkan mereka harus maksimal kelahiran 1 Januari 1995. Tiga di antaranya pun wajib dimainkan minimal 45 menit.
Dengan syarat itu, artinya lima pemain yang diwajibkan direkrut ke dalam skuat, baru menginjak usia 22 tahun pada 2017. Sementara stok pemain muda andalan yang kini dikoleksi Sriwijaya FC dalam tim mayoritas memasuki usia 23 tahun. Di antaranya Teja Paku Alam, Rizsky Dwi Ramadana, Ichsan Kurniawan, dan Marco Meraujie.
Kemudian, pemain usia 22 tahun yang dimiliki macam Mariando, Slamet Budiono, Zalnando, Reza Erlangga, dan Yanto Basna. "Kami memang memiliki lima pemain U-22 tapi melihat potensi mereka ada yang layak ke timnas seperti Basna dan Zalnando, saya harus berpikir lagi. Jika ada yang ke timnas, sementara kuota tetap harus lima pemain usia 22 tahun dalam tim. Jadi kan kami harus siap-siap menambah pemain usia tersebut," ungkap Pelatih Widodo Chyono Putro.
Sebagaimana diketahui, PSSI menerapkan regulasi baru di Piala Presiden dan Liga 1 untuk percepatan regenerasi timnas. Regulasi itu berupa kewajiban klub menurunkan dua pemain 35 tahun, pemangkasan pemain asing dari empat jadi tiga, kemudian keharusan kontrak lima pemain U-23 dengan tiga di antaranya harus di lapangan.
Belakangan, untuk usia 23 tahun ini diperjelas dengan maksimal kelahiran 1 Januari 1995 yang artinya bukan pemain 23 tahun melainkan usia 22 tahun. Kejelasan regulasi ini diketahui setelah adanya pertemuan PSSI dengan peserta Piala Presiden belum lama ini.
"Awalnya saya santai karena stok pemain untuk 23 tahun saya anggap sudah memenuhi. Eh gak tahunya yang lima pemain itu harus 22 tahun. Mau gak mau harus mencari dua pemain 22 tahun lagi untuk antisipasi jika ada yang dibutuhkan timnas," terangnya.
Pelatih asal Cilacap ini menjelaskan, dua pemain ini diharapkan berposisi bek kiri dan bek tengah. Harapannya, mereka bisa menambal lubang yang ditinggalkan Zalnando dan Basna jika dibutuhkan timnas. Mengingat, Basna pernah jadi tumpuan di Piala AFF 2016 dan nama Zalnando pernah disebut pantas huni bek kiri timnas.
"Dengan dapatkan pemain di posisi yang sama, kan saya gak harus otak atik lini tengah dan depan saat mereka dibutuhkan timnas," terangnya. (kmd/ion/ce2/ira/JPG)

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
