
Salah satu Kain Sulam dari Sumbar yang ditampilkan Indonesia Fashion Week 2017
JawaPos.com - Provinsi Sumatera Barat memiliki berbagai jenis kain tradisional. Baik itu songket, sulam dan terawang. Kain sulam yang menjadi kebanggan ranah Minang ini ditampilkan dalam koleksi peragaan busana Indonesia Fashion Week 2017 yang bertema Celebrations of Culture.
Sumatera Barat memiliki lebih dari 70 jenis sulam. Salah satu yang paling banyak peminatnya yaitu sulam terawang. Kain sulam yang paling banyak dipakai di acara formal dan kebudayaan.
“Di ajang IFW 2017 ini kami menonjolkan sulam. Ada dua jenis dari beberapa koleksi kain sulam yang ditampilkan. Karena kami punya jenis sulam banyak sekali,” kata Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Sumatera Barat Nevi Zuairina Prayitno, Jumat (3/2).
Istri Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno ini menyebutkan para perajin memiliki berbagai aplikasi sulam, seperti sulam benang emas, sulam pita, sulam bayang, sulam timbul, sulam terawang. Khusus untuk sulam kalengkang merupakan sulam yang hanya dibuat pada musim hujan. “Sulam kalengkang enggak bisa dibuat saat musim panas. Karena memang bahannya hanya bisa lentur dilaksanakan di musim hujan,” jelasnya.
Kemudian ada pula jenis kain sulam dengan motif tusuk seperti tusuk pipih dan tusuk batang. Dijelaskan Nevi, selama ini sulam hanya digunakan untuk pakaian formal. Lewat ajang IFW 2017, kain sulam dipamerkan dengan sentuhan busana syar'i.
“Sulam semula digunakan hanya dalam kegiatan formal dengan baju kurung, kini sulam digunakan dalam baju syar’i. Sekarang sedang ngetren baju syar’i,” ungkapnya.
Kelebihan sulam Sumatera Barat, lanjutnya, adalah pembuatannya dengan buatan tangan (handmade). Sedangkan untuk warna, nuansa warna kain khas Sumatera Barat umumnya warna mencolok seperti kuning, hijau, hitam, dan merah. "Kami menawarkan warna yang berbeda di IFW 2017 yaitu warna-warna lembut," ungkapnya.
Nevi menjelaskan mengerjakan kain sulam butuh ketekunan karena membutuhkan waktu yang lama. "Mengerjakan sulam cukup lama, kalau tak fokus bisa selesai 4 bulan, kalau fokus bisa sebulan,” ungkapnya. (cr1/JPG)

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
