
TRIO PELATIH: Dari kiri Lulut Kistono, Ahmad Rosidin, dan Iwan Setiawan.
JawaPos.com- Iwan Setiawan menyambut positif pengunduran jadwal Piala Dirgantara. Sebab, itu memberi dirinya tambahan waktu untuk membentuk skuad Persebaya Surabaya.
Menurut pelatih Persebaya itu, saat ajang yang bakal dihelat di Sleman tersebut dihelat mulai 27 Februari nanti, sangat mungkin skuad Green Force –julukan Persebaya– terbentuk 90 persen. ’’Kami membutuhkan lawan yang setara dengan situasi laga tandang. Dirgantara Cup cocok untuk itu,’’ kata Iwan.
Semula, Piala Dirgantara mulai diputar 17 Februari. Tetapi, kemudian jadwal diundur dua hari. Kabar terakhir menyebutkan, kickoff turnamen pramusim tersebut diundur lagi menjadi 27 Februari.
Perubahan jadwal itu tidak terlepas dari perhelatan Piala Presiden. Stadion Maguwoharjo, venue Piala Dirgantara, juga menjadi venue grup A Piala Presiden. Dan, fase grup A baru rampung 15 Februari.
R. Soejoso W.S., salah seorang panitia Piala Dirgantara, mengungkapkan, apabila PSS Sleman berhasil lolos fase grup, babak delapan besar yang dihelat tanggal 25 dan 26 Februari memakai format home dan away. Setelah itu, masuk ke perebutan tempat ketiga yang diselenggarakan di tempat netral.
’’Kalaupun nanti PSS tidak lolos grup, kami tetap geber pertandingan pada tanggal itu (27 Februari). Sebab, ada beberapa tim yang hingga saat ini belum mengatakan kesiapannya kepada kami,’’ lanjut dia.
Selain Persebaya, Piala Dirgantara bakal diikuti kontestan Liga 2 (Divisi Utama) yang lain. Di antaranya, PSS Sleman, Persikama Kabupaten Magelang, PSIS Semarang, PSIM Jogjakarta, dan Persita Tangerang. Bahkan, ada satu kontestan dari Liga 1 (Indonesia Super League), yakni Perseru Serui.
Persebaya sejatinya belum resmi menyatakan bakal berpartisipasi. Sebab, saat ini Green Force masih dalam tahap seleksi pemain. Bahkan, Iwan baru resmi bergabung Senin lalu (30/1). ’’Tetapi, saya yakin Persebaya bakal ikut serta,’’ kata Yossi –sapaan akrab R. Soejoso W.S.
Selain Persebaya, tim yang belum memastikan keikutsertaannya adalah PSIS. ’’Kalau tidak ada perkembangan berarti dari PSIS, bisa jadi nanti mereka digantikan tim lain,’’ kata Yossi. (io/c4/ttg)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
