
Tumidi Yono tewas mengenaskan di kebun karet Dusun Sebuduh, Kembayan, Sanggau, Rabu (1/2). Hingga kemarin kepala pria 35 tahun itu belum ditemukan.
JawaPos.com - Penemuan mayat laki-laki tanpa kepala di kebun karet, menggegerkan warga Dusun Sebuduh, Desa Sebuduh, Kembayan, Sanggau, Kalbar, Rabu (1/2) pukul 20.00. Mayat tanpa kepala tersebut diduga korban pembunuhan.
Penemuan mayat dengan kondisi mengenaskan ini menambah rentetan kasus pembunuhan di Kalbar. Sebelumnya juga ditemukan mayat di kebun karet wilayah hukum Polres Sekadau. Hingga saat ini pelakunya belum terungkap. Kemudian mayat yang dikubur di lumpur, juga di kebun karet, korban pembunuhan di wilayah hukum Polres Melawi. Pelakunya sudah diringkus polisi.
Kapolres Sanggau, AKBP Donny Charles Go mengatakan, jajarannya menerima informasi dari warga atas penemuan mayat tanpa kepala. Jajaran Polsek Kembayan langsung melakukan pengecekan, bersama-sama warga menuju tempat kejadian perkara (TKP).
“Setelah dicrosscheck, ternyata benar ada sesosok mayat laki-laki dengan posisi telentang tanpa kepala. Diduga korban pembunuhan,” kata Charles Go, Kamis (2/2).
Setelah diselidiki, korban bernama Tumidi Yono, 35. Dia bekerja sebagau tenaga honorer Petugas Kebersihan SMA 01 Kembayan, Dusun Sebuduh Luar, Desa Sebuduh, Kembayan, Sanggau.
Informasi yang diperoleh dari istri kroban, Astin, sekitar pukul 14.30, suaminya pulang bekerja dari SMA 01 Kembayan. Sekitar pukul 15.00, dia pergi ke kebun menoreh karet.
Namun hingga pukul 18.00, Tumidi tak pulang-pulang. Cemas, pihak keluarga mencoba menghubungi via selular. Namun handphone korban tidak aktif. Astin semakin cemas, delapan orang keluarganya menyusul ke kebun dan menemukan jasadnya tertelungkup tanpa kepala.
“Korban berangkat dari rumah menggunakan sepeda motor berikut perlengkapan menoreh karet. Selama ini dia tidak memiliki musuh atau bermasalah dengan orang lain,” ungkap Charles Go.
Di TKP, polisi dan warga menemukan sepeda motor Tumidi masih menyala. Kemudian terdapat sebilah parang yang diletakkan di samping kendaraannya itu.
Mayatnya diidentifikasi oleh tim identifikasi Polres Sanggau. Kemudian dibawa ke Puskesmas Kembayan guna pemeriksaan medis. Sedangkan beberapa anggota polisi, pihak keluarga dan warga masih berada di kebun karet, mencari kepala Tumidi.
“Saksi yang pertama kali mengetahui dan mendapati jenazah korban adalah Suandi, 33, warga Dusun Sebuduh, Desa Sebuduh, Kembayan,” ujar Charles Go.
Karena kepala Tumidi belum ditemukan, Kapolres Charles Go menerjunkan delapan petugas dari Polres Sanggau, membantu jajaran Polsek Kembayan untuk mencari kepala Tumidi. Selain itu, mendalami kasus pembunuhan ini untuk mengetahui motifnya.
“Keterangan istri korban masih perlu kita dalami lagi. Begitu juga para tetangga dan masyarakat di sana, juga kita dalami untuk menyinkronkan informasi yang kita peroleh,” tegas Kapolres.
Charles Go memastikan ini murni pidana. Tumidi ditemukan tewas dengan cara yang tidak wajar. “Matinya tidak wajar dan sepertinya ini dilakukan oleh orang lain,” bebernya.
Masyarakat pun diminta bersabar. Kepolisian terus berupaya mengungkapkan kasus ini. “Kami sangat serius untuk secepatnya mengungkap kasus ini. Anggota dari Polres juga sudah ke sana, membantu mengumpulkan informasi yang sekiranya berkaitan dengan kasus ini. Saya mohon dukungan masyarakat, jika ada informasi sampaikan kepada kami,” harapnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
