Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Februari 2017 | 15.28 WIB

Lihat Taruna Bawaannya Baper

SINGKAT: Suasana makan taruna dan taruni AAL dibatasi waktu 10 menit untuk makan. - Image

SINGKAT: Suasana makan taruna dan taruni AAL dibatasi waktu 10 menit untuk makan.

KISAH kecil ini mungkin bisa mewakili mereka yang memiliki kenangan dan berjodoh dengan taruna-taruni AAL. Surabaya menjadi kota kenangan bagi Mayor Hari Saputra dan Nia Rachmawati. Orang tua bayi kembar lima itu mulai menjalin cinta di Kota Pahlawan.


Keduanya memang baru menjalin kasih ketika Hari lulus dari Akademi Angkatan Laut (AAL). Tepatnya ketika Hari telah berpangkat Lettu atau delapan tahun setelah lulus dari AAL. Namun, perkenalan mereka mulai terjalin ketika Hari berada di tingkat akhir pendidikannya sebagai taruna. Itulah yang kadang membuat Nia baper (terbawa perasaan, Red) ketika melihat taruna.


’’Dulu, kenalannya dikenalkan sama juniornya suami,’’ ujar Nia. Setelah itu, mereka memang hanya berteman biasa. Mereka malah tidak tebersit akan menikah. Sebab, Nia waktu itu tidak menyukai pria yang berprofesi di bidang militer. Namun, lain halnya dengan Hari. Dia memperhatikan Nia. Tetapi, Hari sadar bahwa dirinya harus fokus dengan karirnya. Pria kelahiran Padang itu menyimpan perasaan tersebut dan akan menemui Nia di lain hari.


Hari dan Nia pun tidak berhubungan intens pasca perkenalan tersebut. Mereka tidak pernah ketemu sama sekali. Keduanya sesekali hanya berkirim SMS. Setelah lulus, Hari dan Nia lebih banyak berkomunikasi. Enam tahun berlalu dari perkenalan pertama. ’’Ketemu lagi waktu di Sutos tahun 2010,’’ ungkap Nia. Pertemuan itu membuat intensitas mereka semakin bertambah. Hari ingin mendekati Nia.


Pada Desember di tahun yang sama mereka bertemu lagi. Dalam pertemuan itu, Hari tidak langsung mengutarakan perasaannya. Sebab, dia harus pergi berlayar. ’’Februari saya ditinggal ke Pakistan,’’ cerita Nia. ’’Pulang dari Pakistan saya ditembak,’’ lanjutnya. Waktu itu sekitar awal 2011. Tidak butuh waktu lama, Mei 2011 Hari melamar Nia.



Sekarang keduanya sudah dikaruniai lima anak. Si kembar lima. ’’Sekarang, kalau lihat taruna, jadi ingat Pak Hari waktu pertama ketemu,’’ tutur Nia. Beberapa kali ke AAL membuat Nia bernostalgia. (lyn/c15/jan/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore