Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Februari 2017 | 14.31 WIB

Polri Bakal Cermati Dulu Dugaan Penyadapan SBY

Irjen Boy Rafli Amar - Image

Irjen Boy Rafli Amar

JawaPos.com - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono mengklaim dirinya telah disadap. Hal itu terkuak usai tim kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyampaikan bahwa sehari sebelum pertemuan pasangan calon Gubernur DKI Jakarta Agus-Sylvi dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, SBY ada menelepon Kiai Ma'ruf Amin untuk menyambut putra sulungnya itu.

SBY pun sesumbar dia telah disadap dan Polri harus mengusutnya karena penyadapan ilegal. Meski begitu, Polri enggan terburu-buru dalam menentukan sikap, mereka sifatnya mempelajari dulu isu itu.

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan bahwa sejauh ini Polri baru melakukan pencermatan. Bukan langsung mengambil sikap dengan mengusut atau semacamnya.

"Kan semua warga itu sama di mata hukum. Tidak ada yang dispesialkan. Sehingga kami cermati apakah berkaitan dengan masalah hukum atau apa (terkait penyadapan)," terang Boy di Mabes Polri, Kamis (2/2).

Namun Boy juga tak menampik bila Korps Bhayangkara bisa melakukan penyadapan. Tapi hanya untuk perkara tertentu saja. "Contohnya itu terorisme, korupsi lalu narkoba, itu yang bisa (disadap)," tambahnya.

Jenderal bintang dua ini juga berujar bahwa Polri bisa menerima dan mengusut laporan dugaan penyadapan ilegal. Namun dengan syarat pelapor mesti menyertakan bukti rekaman dugaan penyadapan itu.

"Lapor itu ya disertai fakta dan bukti, bukan dugaan-dugaan," kata dia. Karena menurutnya pengusutan tak bisa dilakukan bila hanya berdasarkan dugaan tanpa bukti. (elf/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore