
KSI menggelar knowledge sharing bertajuk
JawaPos.com - Knowledge Sector Initiative (KSI) menggelar knowledge sharing bertajuk "Keadilan Gender dalam Penelitian dan Pendidikan Tinggi" di Hotel JS Luwansa, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (1/1/). Acara tersebut mengupas kesetaraan gender dalam memperoleh pendidikan di tingkat Perguruan Tinggi.
Kegiatan tersebut memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara Indonesia dan Australia. Kedua negara berkolaborasi dalam mengatasi masalah keadilan gender di bidang pendidikan. Hadir 100 peserta dari Lembaga pemerintah, institusi pendidikan tinggi, organisasi masyarakat, dan lembaga penelitian.
Acara tersebut juga mengundang pakar di bidangnya masing-masing. Yakni, Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemenristekdikti Prof. Ocky Karna Radjasa dan tiga peneliti dari Australian National University (ANU), Dr Renee McKibbin, Prof. Veronica Taylor dan Dr. Nadine White.
Pimpinan proyek KSI Petra Kareltji menyatakan, pihaknya komitmen untuk mendukung penyetaraan gender. Menurutnya, untuk mendapatkan ilmu pendidikan khususnya di perguruan tinggi, tidak lagi melihat jenis kelamin. Selama ini, kesetaraan gender dan inklusi sosial seringkali tidak konsisten atau diabaikan.
"Sedangkan tata nilai sosial kita membedakan peran sosial berdasarkan gender, antara perempuan dan laki-laki," kata dia dalam keterangan tertulis kemarin.
Untuk itu, tambah dia, penting bagi penelitian untuk mengintegrasi perspektif gender. Sebab, kondisi dan kebutuhan laki-laki dan perempuan yang berbeda, membutuhkan respon atau kebijakan yang inkusif yang memfasilitasi dan memberi manfaat terhadap individu. "Tidak hanya gender namun juga disabilitas," kata Petra lagi.
Menurut dia, KSI adalah sebuah program kerjasama antara pemerintahan Indonesia dan Australia yang bertujuan untuk memperbaiki kehidupan masyarakat Indonesia melalui kebijakan publik yang berbasis pada penelitian dan analisis.
"Bukti dukungan KSI terhadap peningkatan kualitas riset di perguruan tinggi (research and higher education), dimulai sejak Desember 2015 lalu," ujarnya. (yuz/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022