
Ilustrasi
JawaPos.com- Penjara tak membuat AL (26) dan SJ (28) jera. Para terpidana kasus narkoba ini justru dengan leluasa menyimpan narkoba didalam penjara. Dibalik jeruji besi mereka juga masih bisa menikmati barang haram itu.
Namun, kini kedua terpidana itu tak lagi bisa menikmati sabu yang mereka simpan. Sebab, Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas II A Kalianda Kabupaten Lampung Selatan merazia seluruh warga binaan kemarin. AL dan SJ kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu seberat 18 gram yang diamankan diruang tahanan mereka.
Keduanya mengaku narkoba golongan I itu didapat dari kerabat mereka saat membesuk. Sabu itu disimpan sebagai persediaan untuk dikonsumsi. “Saya simpan narkoba untuk persediaan sendiri,”kata AL (26) terpidana kasus narkoba dengan vonis 16 tahun penjara ini seperti ditulis Radar Lampung (Jawa Pos Group), Jum'at (3/2).
Pengakuan yang sama disampaikan SJ (28), terpidana kasus narkoba lainnya. SJ kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu yang diperoleh dari rekannya yang diberikan usai menjalani persidangan di PN Kalianda.
“Sabu itu dibawa teman saya saat menyaksikan sidang. Lalu, saya simpan di dalam ikat pinggang untuk masuk ke LP,” ucap narapidana yang menjalani 15 tahun masa tahanan ini.
Penggeledahan menindaklanjuti kasus penangkapan narkoba jenis sabu sebesar 300 gram yang diungkap Polres Lamsel belum lama ini.
Edi Susilo (42) warga Desa Sukamulya, Kecamatan Palas ditangkap polisi saat kendaraan jenis Avanza dengan nomor polisi BE 2533 DT yang dikendarainya mengalami kecelakaan di Jalinsum Dusun Way Arong, Desa Agom, Kecamatan Kalianda, Jum’at (27/1).
Awalnya polisi berniat untuk membantu dan menolongnya karena kecelakaan. Namun siapa disangka Edi ternyata membawa enam paket sabu yang di bungkus dengan plastik bening didalam tas selempang berwarna cokelat.
Dari pengakuannya, dia yang mengaku sebagai kurir diperintah oleh Munir yang merupakan narapidana tindak pidana narkotika yang tengah menjalani hukuman di LP Kelas II A Kalianda.
Dari informasi ini, polisi menggeledah Lapas secara mendadak. Tetapi Lapas Kalianda terlebih dahulu melakukan penggeledahan dan menemukan dua warga binaannya menyimpan sabu.
Kepala LP Kelas II A Kalianda Muchlis Adjie diwakili Kepala KPLP (Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan) Sutarjo menegaskan pihak Lapas kerap merazia rutin seluruh warga binaan. Jadwal razia tersebut bahkan telah terjadwal seminggu sekali.
Upaya itu dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan barang-barang terlarang seperti narkoba dan telepon genggam yang bisa masuk kedalam ruang tahanan.
“Kami melakukan razia hampir setiap seminggu sekali. Bahkan, jika memungkinkan kita lakukan razia dua kali dalam seminggu,”ujar Sutarjo disela kegiatan.
Selain merazia penghuni LP dan ruangan tahanan, petugas juga melakukan penggeledahan kepada setiap tamu yang akan menjenguk tahanan di LP. “Semua kami periksa, baik itu tahanan ataupun keluarga yang membesuk. Mulai dari barang bawaan seperti handphone dan lainnya,” imbuhnya.(idh/nas/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
