
SATU ATAP: Dody Subarja sedang mengurus izin di loket dinas perhubungan di UPTSA Siola.
JawaPos.com – Pemkot berencana memusatkan 261 perizinan di Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA) Siola sejak Rabu (1/2). Dengan begitu, tidak ada lagi perizinan yang diurus di dinas-dinas. Sayang, rencana itu mundur lantaran persiapan masih belum matang.
Ruang kantor menjadi salah satu faktor kesiapan tersebut. Ruangan yang luas memang dibutuhkan untuk menampung pegawai yang jumlahnya cukup besar. Sebab, pemkot menempatkan pegawai di dinas-dinas yang biasa mengurus perizinan. Karena itu, Rabu itu pemkot masih berupaya menata meja dan komputer mereka. Meski masih ditata, sejumlah PNS mulai berkantor di Siola. Salah satunya pegawai dinas perhubungan.
Dishub menugaskan empat pegawainya untuk berkantor di Siola. Mereka menangani permohonan izin penyelenggaraan parkir, trayek angkutan, dan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) lalu lintas. Karena belum tersedia meja dan komputer, para pegawai itu hanya menunggu di loket.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membenarkan bahwa persiapan peralihan perizinan masih belum beres. ’’Insya Allah minggu depan sudah bisa,’’ katanya ketika ditemui di Balai Kota Surabaya Rabu (1/2).
Seluruh izin nantinya bisa diurus di UPTSA Siola. Mulai sewa Stadion Gelora Bung Tomo, Balai Pemuda, Gedung Wanita, hingga penggunaan Convention Hall Siola. Juga, izin pendirian satuan pendidikan sampai izin pemugaran bangunan cagar budaya.
Untuk melayani warga, Risma akan merekrut tenaga outsourcing sebagai customer service (CS). Sementara itu, PNS bertugas untuk perizinan atau bekerja di back office. ’’PNS di dinas akan kami tarik semua,’’ tutur alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) itu.
Risma juga berencana membuat seluruh perizinan agar bisa diurus secara online. Mulai UPTSA hingga kelurahan. Dengan memanfaatkan teknologi, pertemuan masyarakat dan petugas semakin minim. Dengan begitu, praktik pungutan liar bisa diminimalkan. Risma juga bisa memantau kinerja perizinan di UPTSA dari CCTV.
Kepala UPTSA Siola Muhammad Zulchaidir menerangkan, loket sudah ditambah. Dari 14 loket yang ada, kini sudah bertambah menjadi 30 loket. Nantinya ada tambahan enam loket mandiri untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus sejumlah perizinan. Jadi, warga yang jaringan internetnya lemah bisa datang ke Siola.
Zoel mengatakan bahwa pihaknya telah menghubungi beberapa dinas untuk berkoordinasi mengenai layanan perizinan satu atap tersebut. Namun, tidak semua dinas siap. Akibatnya, hari itu belum terlihat petugas dari dinas pemadam kebakaran (damkar), dinas pendidikan (dispendik), dinas pemuda dan olahraga (dispora), dinas koperasi usaha mikro kecil menengah (dinkop), serta dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP). ’’Bisa jadi, mereka masih siap-siap di dinas masing-masing,’’ kata Zoel, panggilan akrab Zulchaidir.
Dody Subarja, salah satu pemohon izin yang datang ke UPTSA awal Februari itu, juga harus menelan kekecewaan. Sebenarnya dia hendak mengurus tanda daftar badan usaha pembuatan perlengkapan jalan (TDBUPPJ). Dia mengurus surat tersebut sejak pukul 09.00. Namun, hingga pukul 14.00 dia belum juga mendapat kejelasan. ’’Awalnya dari dishub, terus ke dinas perdagangan. Dari dinas perdagangan disuruh ke Siola,’’ jelas pegawai PT Rekha Jaya itu.
Di UPTSA Siola, petugas dishub ternyata tidak bisa melayani. Sebab, izin yang diajukan Dody tidak ada di Surabaya Single Window. Karena itu, Dody diminta kembali ke kantor dishub untuk bertanya ke bidang rekayasa lalu lintas. ’’Seharusnya ada di sini semua biar tidak dipingpong,’’ paparnya.
Dody mengatakan baru kali pertama mengurus perizinan. Menurut dia, rencana menyatukan seluruh perizinan ke UPTSA Siola merupakan ide cemerlang. Dengan begitu, para pemohon izin yang awam seperti dirinya tidak bolak-balik ke dinas. ’’Kalau sekarang masih persiapan katanya. Jadi, saya maklum. Semoga nantinya benar-benar di sini tok,’’ ucapnya. (sal/c15/git/sep/JPG)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
