
Ilustrasi
JawaPos.com - Fraksi Partai Hanura ikut menolak hak angket yang diusulkan Fraksi Partai Demokrat. Pasalnya, hal tersebut dianggap hanya akan menimbulkan kegaduhan baru.
"Kita kurang setuju. Yang kita pertimbangkan adalah kondisi politik Tanah Air. Sudah panas jangan diperpanas," tegas Sekretaris Fraksi Partai Hanura Dadang Rusdiana melalui pesan singkat, Kamis (2/2).
Dia mengatakan, lebih baik persoalan dugaan penyadapan yang disebut-sebut dalam sidang terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama, diserahkan kepada proses hukum. Sebab, jika masuk ke ranah politik, masalahnya menjadi meluas."Nanti malah melebar ke subtansi apa saja yang dibicarakan SBY. Politik bisa multitafsir," sebut Dadang.
Jadi, lanjut dia, DPR hanya tinggal mengawasi proses hukum tersebut. Legislator asal Jawa Barat itu juga meminta semua pihak lebih baik menahan diri menyikapi persoalan ini."Jadi elit politik harus menahan diri," pungkas Dadang.(dna/JPG)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
