Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Februari 2017 | 04.56 WIB

Sambut Hari Hijab Internasional, Bagikan Ratusan Jilbab

HIJAB DAY: Anggota Women with Hijab Community membagikan jilbab pada Rabu (1/2) di Jalan Sultan Agung. - Image

HIJAB DAY: Anggota Women with Hijab Community membagikan jilbab pada Rabu (1/2) di Jalan Sultan Agung.

JawaPos.com – Puluhan ibu muda berpakaian serba-pink dari Women with Hijab Community (WWHC) Sidoarjo tampak berjajar rapi di Jalan Sultan Agung, Rabu (1/2) pagi. Tepatnya di depan Masjid Agung. Mereka, tampaknya, membagikan hijab gratis kepada para pengguna jalan yang melintas. Tidak butuh waktu lama, lebih dari 500 hijab pun terbagi.


’’Ayo silakan hijabnya, gratis,’’ teriak sejumlah anggota komunitas tersebut. Teriakan itu pun menarik perhatian para pengguna jalan yang lewat.


Bukan hanya pengendara yang tengah melintas, ibu-ibu yang sedang mengajak anaknya bermain di alun-alun pun ikut mendekat. Mereka turut mengambil jilbab gratis itu. Bahkan, sempat terjadi antrean. Selain kaum hawa, bapak-bapak terlihat ikut mengantre. ’’Buat istri saya di rumah, Bu,’’ kata salah seorang bapak saat akan mengambil hijab.


Selain membagikan ratusan jilbab, WWHC memberikan 200 majalah. Majalah itu berisi seputar perempuan. Dalam kesempatan tersebut, anggota WWHC juga berkampanye kepada pengguna jalan untuk mengenakan hijab. ’’Kalau anggota kami ada 242 orang. Tapi, ini yang datang sekitar 30-an orang,’’ kata, Evita Nur Priarti, koordinator acara.


Tidak semua anggota bisa datang karena terhalang kesibukan masing-masing. Menurut Evita, hijab yang dibagikan itu juga berasal dari anggota. Donasi tersebut bisa berupa hijab ataupun uang tunai. Bukan hanya dari anggota, donasi juga bisa diambil dari siapa saja yang mau berderma.


’’Biasanya kami sebarkan info donasi itu di media sosial kami di Facebook, WhatsApp, juga BlackBerry Messanger,’’ lanjut Evita.


Acara tersebut dilaksanakan kali kedua. Tahun lalu acara serupa dilangsungkan untuk menyambut Hari Hijab Internasional yang diperingati setiap 1 Februari. Hanya, tahun ini jenis hijabnya lebih variatif. Juga, jenis hijabnya lebih premium. ’’Tahun ini hijabnya lebih bagus,’’ jelas Evita.


Selain memberikan hijab, lanjut dia, anggota menyelenggarakan acara sosial rutin setiap minggu. Biasanya setiap Kamis. Acara itu mereka sebut socialaction. Lokasinya bergiliran. Kadang di pondok pesantren, panti asuhan, panti jompo, serta tempat lain yang membutuhkan. Acara tersebut juga kadang kondisional. Misalnya, saat ada warga yang terkena musibah seperti puting beliung maupun musibah yang lain, tangan-tangan anggota langsung tergerak.


’’Biasanya, dana yang kami dapat juga dari sisa belanja ibu-ibu ini yang disisihkan,’’ papar Evita.



Dia menambahkan, komunitasnya tidak hanya bergerak di bidang sosial, tetapi juga di bidang lain. Nilai spiritual anggota pun rutin di-upgrade. Yakni, melalui kajian atau pengajian rutin untuk seluruh anggota. Masalah yang dikaji pun beragam. Di antaranya, kajian tafsir dengan mendatangkan pengajar ahli serta kajian keagamaan yang lain. (uzi/c15/hud/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore