
Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Infrastruktur, Ani Andayani (tiga dari kanan) saat menanam padi di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (2/2).
JawaPos.com - Kementerian Pertanian optimis mampu meningkatkan produksi padi dan jagung di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mendukung tersedianya stok atau swasembada nasional tahun 2017.
Itu terlihat dari meningkatnya indeks pertanaman, luas tambah tanam (LTT) dan produksi melalui program Upaya Khusus (upsus).
Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Infrastruktur, Ani Andayani mengatakan, sejak adanya program upsus yang dimulai 2014, NTT mampu memenuhi kebutuhan beras dari produksi sendiri. Demikian juga terkait jagung, NTT kini bahkan menjadi salah satu provinsi sentra produksi jagung nasional.
“Bila dibandingkan dengan sebelum program upsus tahun 2014, maka tahun pertama dan kedua program upsus telah meningkatkan indeks pertanaman dari 1,42 menjadi 1,56 dan 1,62, kemudian LTT dari 247.649 hektar menjadi 272.859 hektar dan 282.127 hektar," ujar Ani disela rapat koordinasi dan sinkronisasi program pembangunan pertanian di Kupang, NTT, Kamis (2/2).
"Produksinya juga naik, dari 739.667 ton menjadi 825.728 ton dan 948.088 ton per tahun,” kata perempuan yang juga sebagai Koordinator program upsus wilayah NTT ini.
Rapat sendiri dihadiri Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, Wakil Ketua DPRD NTT, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkorpimda), Dandim se-NTT, kepala dinas pertanian kabupaten se-NTT serta para penanggungjawab program UPSUS kabupaten se-NTT.
Ani menambahkan, implementasi program upsus di NTT sampai dengan Desember 2016 juga telah meningkatkan LTT. Alhasil, produksi meningkat akibat dari produktivitas padi yang juga naik dari awalnya 3,28 ton per hektar, menjadi 3,35 ton per hektar.
“Sementara terkait pengembangan jagung, program upsus telah meningkatkan luas tanam jagung. Posisi 1 Februari 2017 mencapai 324.089 hektar atau 120 persen terhadap target tanam bulan Oktober-Maret 2016/2017 yang ditetapkan pemerintah atau 112 persen dari capaian tahun sebelumnya. Peningkatan luas tanam ini tentu akan meningkatkan produksi jagung,” ungkap Ani.
Terkait hal ini, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya memberikan apresiasi atas keseriusan Kementan dalam membangun dan mengoptimalkan lahan pertanian di semua wilayah Provinsi NTT. Menurutnya, saat ini pertanian di NTT telah bangkit dengan padi sawahnya.
“NTT pun sekarang tetap berjaya dengan jagungnya. Makanan pokok masyarakat NTT masih tetap jagung. Jadi, kami ingin NTT menjadi provinsi jagung. Untuk itu, kami berharap agar program pusat terus selaras dan membangun program-program yang ada di provinsi dan kabupaten sehingga memberikan hasil yang berkelanjutan,” ujar Frans.
Perlu diketahui, berdasarkan data Kementan, produksi pangan nasional selama tahun 2015-2016 mengalami peningakatan. Tercatat, padi meningkat 11,75%, jagung meningkat 21,99%, aneka cabai meningkat 2,33%, dan bawang merah meningkat 11,3% dibanding tahun 2014. Alhasil, pada tahun 2016, ekspor beras meningkat 43,7%, impor jagung menurun tajam 66,6% dibandingkan tahun 2015, serta tidak impor beras medium dan bawang merah.(mam/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
